Gubernur Papua, Lukas Enembe. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Gubernur Papua, Lukas Enembe. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Kronologi Akun Humas Polda Metro Jaya Hapus Unggahan Soal Lukas Enembe

Adri Prima • 22 September 2022 16:57
Jakarta: Admin akun Instagram @humas.poldametrojaya kini menjadi perbincangan usai menghapus unggahan terkait kasus korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 
 
Sebelumnya, akun Instagram Humas Polda Metro Jaya mengunggah sebuah postingan pada Rabu, 21 September 2022. Terlihat sebuah gambar foto Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang sedang berdiri sambil mengangkat jempol ke atas disertai logo Humas Polri di sisi kiri dan logo Polda Metro Jaya di sisi kanan. Tertulis pula sebuah kalimat permintaan KPK agar Gubernur Papua Lukas Enembe dan pengacara bersikap kooperatif. 
 
"KPK Minta Gubernur Papua Lukas Enembe dan Pengacaranya untuk Kooperatif. Alex meminta kepada tim Penasihat Hukum dan Lukas sendiri untuk kooperatif. Mengingat, KPK berdasarkan UU yang baru ini bisa menghentikan penyidikan dan menerbitkan SP3 jika pada proses penyidikan tersangka bisa membuktikan asal sumber uang yang ratusan miliar rupiah yang ditemukan transaksinya oleh PPATK, baik transaksi ke judi kasino maupun lainnya," demikian isi kalimat di foto tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kronologi Akun Humas Polda Metro Jaya Hapus Unggahan Soal Lukas Enembe

Kronologi unggahan dihapus


Konten yang sudah dipublikasikan tersebut tentu meyakinkan publik terkait dukungan Polda Metro Jaya terhadap KPK. Namun tidak beberapa lama, unggahan kasus Lukas Enembe di akun instagram Humas Polda Metro Jaya tersebut tiba-tiba hilang alias dihapus, sehingga menimbulkan tanda tanya.
 
Tidak dijelaskan alasan kenapa konten itu diturunkan. Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan memberikan penjelasan kalau pihaknya mendukung penegakan tindak pidana korupsi.
 
"Iya (kami) mendukung KPK dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi," kata Zulpan ketika dihubungi, Kamis, 22 September 2022.

KPK kirim surat pemanggilan kedua


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengirimkan surat panggilan kedua terhadap Lukas Enembe yang sudah berstatus tersangka. Dia dipanggil untuk diperiksa di gedung KPK pada Senin, 26 September 2022.
 
"Pemeriksaan diagendakan Senin, 26 September 2022 di Gedung Merah Putih KPK," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Kamis, 22 September 2022.
 
KPK meminta Lukas Enembe untuk kooperatif dan bersedia datang ke Jakarta memberikan keterangan kepada penyidik.
 
(PRI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif