Ilustrasi.
Ilustrasi.

OTT Tak Jadi Patokan Meningkatnya Kasus Korupsi

Nasional pencegahan korupsi
Theofilus Ifan Sucipto • 07 Januari 2019 16:17
Jakarta: Banyaknya kepala derah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak menjadi patokan bahwa korupsi di Indonesia meningkat. Para pelaku kebanyakan ditangkap dari hasil pengembangan satu kasus.
 
"Banyak orang tertangkap OTT, bukan berarti jumlah korupsinya naik. Banyak juga mereka yang selama ini sembunyi, sekarang tertangkap," kata Deputi II Kantor Staf Presiden, Yanuar Nugroho di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 7 Januari 2019.

Baca: Presiden Tak Akan Biarkan Pembubaran KPK

Yanuar mengatakan, berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Oktober 2018, tingkat korupsi menurun. "Yang sekarang terjadi adalah di semua sisi pemerintahan, korupsi menurun," kata dia.
 
Seperti diketahui, sepanjang 2018 KPK membongkar 28 kasus tindak pidana korupsi. Sebanyak 108 orang dari berbagai latar belakang ditetapkan sebagai tersangka. Mulai anggota legislatif, aparat penegak hukum, hingga kepala daerah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi