Anggota DPD terpilih dari Papua, Yorrys Raweyai. Foto: Fachri Audhia Hafiez/Medcom.id
Anggota DPD terpilih dari Papua, Yorrys Raweyai. Foto: Fachri Audhia Hafiez/Medcom.id

Pemblokiran Jaringan Internet di Papua Bukan Solusi

Nasional Kerusuhan Manokwari
Fachri Audhia Hafiez • 24 Agustus 2019 13:27
Jakarta: Anggota DPD terpilih dari Papua, Yorrys Raweyai, menilai memblokir jaringan internet bukan solusi menyelesaikan keributan yang terjadi di Papua. Pemerintah harus segera mencari solusi yang tepat untuk mengakhiri itu.
 
"Ini bukan solusi, memblokir internet menunjukkan kita tidak punya kemampuan menyelesaikan (kericuhan)," ujar Yorrys di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Agustus 2019.
 
Menurut dia, memblokir jaringan internet justru akan memperkeruh keadaan. Masyarakat menjadi rawan terkena informasi yang tidak benar atau hoaks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kan keliru, ini membuat orang bertanya-tanya dan kepingin tahu, dia berasumsi macam-macam. Dengan ini tidak bisa menekan hoaks, teknologi tidak bisa ditutup," tegas dia.
 
Yorrys mengatakan masalah di Papua ini sudah menjadi pembicaraan dunia internasional. Dia meminta pemerintah memerhatikan hal itu.
 
"Australia, negara-negara pasifik, kalau lihat di youtube (membicarakan Papua), terus kita mau tutup dari mana, lebih bahaya di luar atau di dalam ini," jelas dia.
 
Kemkominfo memutuskan memblokir layanan data sementara di Papua dan Papua Barat. Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil kesepakatan
 
"Setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kemkominfo memutuskan melakukan memblokir sementara layanan data telekomunikasi," kata Ferdinandus, Rabu, 21 Agustus 2019.
 
Menurut dia, memblokir jaringan internet dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya. Hal itu dilakukan sampai Papua kondusif.
 
Hal serupa terjadi pada Senin, 19 Agustus 2019. Kala itu, Kemkominfo memperlambat akses jaringan internet di beberapa wilayah Papua saat aksi massa menjalar akibat intimidasi terhadap mahasiswa Papua di Jawa Timur.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif