Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Menag Usulkan Tokoh Agama Masuk Kelompok Prioritas Penerima Vaksin

Nasional Virus Korona vaksinasi vaksin covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 19 Januari 2021 23:06
Jakarta: Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap pengasuh pondok pesantren (ponpes) dan tokoh agama menjadi prioritas pada program vaksinasi covid-19. Mereka dianggap berada di garda terdepan dalam pembinaan keberagaman masyarakat.
 
"Kami berharap para kiai pesantren dan tokoh agama yang terus membina masyarakat serta para santri bisa mendapat prioritas vaksinasi covid-19,” ujar Yaqut dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 Januari 2021.
 
Menurut dia, selama masa pandemi covid-19, banyak tokoh agama dan pengasuh pesantren yang wafat. Hal itu menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Konsultasikan pada Dokter Jika Pernah Alami Anafilaksis Sebelum Vaksinasi Covid-19
 
"Data kami, lebih dari 300 tokoh agama yang meninggal selama pandemi covid-19," jelas dia.
 
Hal senada disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani. Ali menilai vaksinasi bagi pengasuh pesantren sangat dibutuhkan. 
 
"Ini tentu penting, tidak hanya untuk tokoh agama Islam, tapi juga tokoh lintas agama," tutur Ali.
 
Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury menyebut sejumlah ahli telah meneliti vaksin dapat menurunkan angka penyakit dan kematian. Vaksin perlu diberikan untuk mencegah seseorang terjangkit penyakit tertentu. 
 
Menurut Thomas, pemberian vaksin tentu memiliki tujuan yang positif bagi masyarakat banyak. Ia mendukung upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 melalui vaksinasi.
 
"Gereja perlu tampil sebagai garda terdepan dalam tugas dan panggilannya selain melakukan pelayanan holistik melalui kepedulian dan belas kasihan kepada sesama," terang Thomas.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif