Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Fenomena La Nina Bisa Berdampak Positif Asal...

Nasional ketahanan pangan fenomena alam
Anggi Tondi Martaon • 14 Oktober 2020 20:55
Jakarta: Fenomena iklim La Nina tidak selalu berdampak negatif. Peningkatan curah hujan ini bisa menjadi keuntungan bagi Indonesia.
 
Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lilik Kurniawan menyebut fenomena itu bisa dimanfaatkan untuk pertanian. Peningkatan curah hujan bisa mendorong produktivitas pangan.
 
"La Nina ini juga merupakan bagian dari kehidupan kita khususnya ketahanan pangan kita, pertanian kita," kata Lilik dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Rumah Zakat, Rabu, 14 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain pangan, Badai La Nina bisa meminimalisasi dampak badai El Nino. Cuaca ini membuat beberapa daerah Indonesia mengalami kekeringan cukup parah.
 
"Biasanya setelah La Nina selesai El Nino datang, musim kering cukup panjang datang," sebut dia.
 
Dia menyebut manfaat tersebut bisa diperoleh jika air hujan dikelola dengan baik. Salah satu pemanfaatan melalui sumur serapan. Sehingga, air terserap oleh tanah dan bisa dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat.
 
"Kemudian juga membuat wadah tampungan air dan sebagainya," ujar dia.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sebagian besar wilayah Indonesia telah mengalami curah hujan tinggi. Hal ini diakibatkan adanya fenomena iklim La Nina.
 
"La nina ini di wilayah Indonesia terdampak umumnya mencapai 40 persen dari curah hujan normal," ujar Kepala BMKG Dwikorita Kurniawati dalam diskusi virtual, Minggu, 10 Oktober 2020.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif