Diharapkan Infrastruktur Olahraga Bermanfaat bagi Masyarakat

Anggi Tondi Martaon 30 April 2018 12:12 WIB
berita dpr
Diharapkan Infrastruktur Olahraga Bermanfaat bagi Masyarakat
Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady meninjau venue cabor kano di Bendungan Rentang, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Foto:Dok)
Jakarta: Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Berbagai persiapan dilakukan. Salah satunya, membangun venue olahraga.

Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady berharap, infrastruktur olahraga yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat usai penyelenggaraan Asian Games 2018. Misalnya, venue cabang olahraga (cabor) kano yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Bendungan Rentang, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurutnya, harus ada program jangka panjang yang dibuat pemerintah agar berguna bagi masyarakat sekitar. "Jangan sampai pembangunan venue kano slalom yang menelan anggaran cukup banyak itu tidak bermanfaat untuk jangka panjang,” kata Hamka dalam keterangan tertulis, Senin, 30 April 2018.


Politikus Golkar itu menjelaskan, Bendungan Rentang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikelola. Sebab, suplai air di bendungan tersebut cukup stabil.

Oleh karenanya, perlu perencanaan yang tepat. Hal itu perlu dilakukan agar bendungan tersebut tidak hanya berfungis untuk sarana irigasi pertanian.

"Sebagai contoh air Sungai Cimanuk juga dimanfaatkan sebagai sumber air baku sebesar 3500 L/dt bagi keperluan rumah tangga maupun industri, selain itu berfungsi sebagai PLTA dengan kapasitas 110 Mw,” ungkap dia.

Diketahui, salah satu pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi skala besar yang dilakukan oleh Kementerian PUPR adalah moderenisasi Jaringan Irigasi Rentang di Jawa Barat.  JAringan irigasi tersebut memanfaatkan debit Sungai Cimanuk yang cukup besar.

Bendungan Rentang tersebut mengairi areal pertanian seluas 87.840 hektare (ha) di tiga kabupaten yakni Kabupaten Majalengka seluas 1.094 ha, Kabupaten Cirebon seluas 20.571 ha, dan di Kabupaten Indramayu seluas 66.175 ha.

Rehabilitas irigasi tersebut merupakan salah satu program pemerintah untuk membangun 1 juta hektar jaringan irigasi baru dan merehabilitasi sekitar 3 juta ha jaringan irigasi dalam periode 2015-2019. Infrastruktur ini berperan meningkatkan produktivitas pangan nasional guna mencapai ketahanan pangan sebagaimana Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id