Pemkab Lombok Utara Mulai Buka Akses Jalan yang Tertutup

Dheri Agriesta 08 Agustus 2018 12:37 WIB
Gempa Lombok
Pemkab Lombok Utara Mulai Buka Akses Jalan yang Tertutup
Ilustrasi--Warga mencari barang berharga miliknya di antara reruntuhan rumahnya yang rusak akibat gempa, Desa Tanjung, Lombok Utara, NTB--MI/Ramdani
Lombok Utara: Akses jalan dari Kecamatan Tanjung menuju Kecamatan Kayangan tertutup meterial longsor akibat gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR). Pemerintah kabupaten bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai membuka jalanan yang tertutup itu.

"Sekarang kita sudah bekerja sama dengan PU (Kementerian PU dan Pera), kita buka akses itu," kata Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar di Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Rabu, 8 Agustus 2018.

Najmul belum memastikan perkembangan terbaru akses jalanan menuju Kecamatan Kayangan itu. Tapi, setidaknya ada tiga titik material longsor yang menutupi jalanan menuju Kecamatan Kayangan kemarin.


Longsoran tanah dan pohon ini menghambat aktivitas lalu lintas menuju Kecamatan Kayangan. Jalanan yang sejatinya bisa dilewati dua kendaraan roda empat hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat.

Najmul sadar dengan kekurangan perangkat daerah dalam hal tanggap bencana. Hal ini disebabkan karena perangkat daerah pun menjadi korban dari gempa berkekuatan 7,0 SR ini.

"Boleh saya katakan kenapa penanganan kita belum maksimal ya, itu karena kondisi seperti ini. Misalnya komunikasi kurang lancar, kemudian personel kami di SKPD yang menangani ini juga mengalami musibah yang sama," jelas dia.

Baca: Gempa Susulan Masih Terjadi di Lombok

Gempa yang mengguncang Lombok Utara pada Minggu, 5 Agustus 2018, malam, ini melumpuhkan aktivitas kota. Warga lebih memilih menetap di pengungsian, karena tempat tinggal mereka rusak parah.

Najmul memprediksi sekitar 90 persen permukiman warga rusak parah karena gempa bumi. "Hampir semua warga jadi pengungsi, 90 persen dari total (jumlah penduduk) 238 ribu jiwa ya sekitar 213 ribu jiwa," jelas Najmul.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id