Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kemenkes Ungkap Tantangan Vaksinasi Lansia

Nasional lansia Virus Korona kemenkes pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Theofilus Ifan Sucipto • 19 Juni 2021 11:08
Jakarta: Progres vaksinasi covid-19 pada kelompok lanjut usia (lansia) baru 20 persen dari target 21,5 juta orang. Sejumlah hal menjadi kendala mempercepat vaksinasi.
 
“Kalau melihat umumnya yang terjadi pada lansia adalah takut,” kata juru bicara vaksinasi covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam diskusi virtual, Sabtu, 19 Juni 2021.
 
Kelompok lansia kerap khawatir lantaran memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Mereka merasa akan lebih sakit setelah divaksin karena efek samping.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Kasus Covid-19 pada Lansia Meningkat Pascalibur Lebaran)
 
Nadia menyebut alasan berikutnya, ingin anak-anak mereka dulu yang divaksin. Sebab, target vaksinasi bagi kelompok prioritas lain seperti pelayan publik belum 100 persen.
 
“Lalu distribusi vaksin tidak bisa untuk satu kali memenuhi sasaran karena datangnya bertahap,” ujar dia.
 
Nadia mengatakan hal itu membuat beberapa pemerintah daerah belum memberi vaksinasi kepada lansia. Mereka fokus menyelesaikan vaksinasi bagi pelayan publik.
 
“Jadi belum terlayani seluruhnya,” papar Nadia.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif