Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek kesiapan infrastruktur pendukung untuk acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. MI/Andhika Prasetyo
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek kesiapan infrastruktur pendukung untuk acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. MI/Andhika Prasetyo

Presiden Jokowi Tinjau Akses Menuju Lokasi KTT G20

Nasional Jokowi bali infrastruktur Jalan Tol KTT G20 G20
Andhika Prasetyo • 02 Desember 2021 15:33
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek kesiapan infrastruktur pendukung untuk acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Salah satunya jalan Tol Bali-Mandara.
 
Jalan bebas hambatan itu akan dilintasi para pemimpin G20 saat keluar dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju tempat penginapan. Jalanan itu juga menjadi akses menuju pusat konferensi di Nusa Dua.
 
Tampilan infrastruktur jalan Tol Bali-Mandara akan dipercantik dengan penanaman bunga, mangrove, dan pengecatan ulang. Perombakan akan diakukan pada Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan hias dengan pohon kamboja, tabebuya, dan di pinggirannya akan ditanami mangrove, bougenville, anggrek, dan lain-lain," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono yang mendampingi Presiden di Bali, Kamis, 2 Desember 2021.
 
Dari Tol Bali-Mandara, Kepala Negara dan rombongan bergerak ke Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Tempat itu merupakan salah satu kandidat lokasi penyelenggaraan KTT G20.
 
Baca: Presiden Tinjau Sejumlah Fasilitas dan Infrastruktur untuk G20 di Bali
 
Peninjauan kesiapan Bali akan dilakukan hingga malam hari. Jokowi juga akan berkunjung ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang terletak di Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Salah satu situs budaya yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Bali itu akan menjadi destinasi para Kepala Negara G20.
 
Dalam kunjungan kerja ke Bali, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif