Pemulihan Trauma Anak Penting Cegah Kepribadian Buruk
Bangunan runtuh setelah Palu diguncang gempa - Medcom.id/Surya Perkasa
Palu: Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menilai pemulihan trauma pascabencana hal yang penting. Sebab, pemulihan dapat mencegah terbentuknya kepribadian anak yang buruk akibat bencana yang mengguncang kejiwaanya.

"Sangat-sangat penting untuk menjamin kelangsungan generasi," kata Kak Seto dilansir Antara, Jumat, 5 Oktober 2018.

Seto mengatakan trauma akibat bencana berdampak buruk pada kepribadian dan potensi si anak kelak. Salah dampaknya, si anak menjadi kurang percaya diri.


Kemudian, anak itu menjadi cepat marah, penuh dengan masalah, tidak bisa bekerja
sama, tidak percaya pada orang, dan potensi-potensinya tidak lagi menonjol. Menurut Seto, anak-anak merupakan kelompok masyarakat yang paling mudah terkena trauma saat terjadi bencana.

Kendati begitu, kata Seto, trauma pada anak-anak mudah dipulihkan jika ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, pemulihan trauma anak dengan tepat merupakan hal penting.

"Kami mengharapkan penanganan di tempat lain juga demikian. Dan ini karena peran serta dari semua pihak, pemberdayaan semua potensi yang ada," paparnya.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id