Basarnas Diminta Ikut Cari Korban KM Multi Prima

Siti Yona Hukmana 28 November 2018 06:52 WIB
kapal tenggelam
Basarnas Diminta Ikut Cari Korban KM Multi Prima
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Ummi Hadyah Saleh, masih terus berharap ayahnya, Pande Saleh, 67, bisa segera ditemukan. Pande jadi salah satu awak Kapal Motor (KM) Multi Prima 1 yang tenggelam di Laut Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga kin, Pande belum ditemukan

"Kami sekeluarga meminta Basarnas (Badan SAR Nasional) untuk ikut membantu pencarian tujuh korban KM Multi Prima 1," kata Ummi alias Umay melalui keterangan tertulis, Selasa, 27 November 2018.

Umay tak tahu persis alasan Basarnas pusat tak ambil bagian dalam proses pencarian tujuh anak buah kapal (ABK) yang masih belum ditemukan. "Apakah karena ini cuma tujuh korban, jadi Basarnas pusat tidak ikut bantu pencarian," ujarnya.


Menurut Umay, pencarian yang dilakukan hanya oleh tim SAR Mataram kurang maksimal. Dengan begitu, ia menilai perlu ada bantuan tenaga tambahan guna mencari para korban dan bangkai kapal. 

"Kemungkinan sudah terbawa arus ke perairan lain. Jadi, kami harap Basarnas Pusat dan SAR daerah Makasar atau Bali bisa juga ikut melakukan pencarian," tambah dia. Umay meyakini ayahnya masih hidup. 

Kapal Motor (KM) Multi Prima 1 itu tenggelam pada Sabtu, 24 November 2018 pukul 15.08 WITA. Kapal itu tenggelam di sebelah barat Pulau Kapoposan, Bali sebelah utara Pulau Sumbawa.



(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id