Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara Foto/Syaiful Arif
Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara Foto/Syaiful Arif

Gus Sholah Dianggap Sosok Kritis

Nasional obituari
Anggi Tondi Martaon • 03 Februari 2020 02:06
Jakarta: Intelektual Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur,KH Shalahuddin Wahid (Gus Sholah) dianggap sebagai sosok yang kritis. Almarhum bahkan disebut tak segan mengritik pejabat sekalipun.
 
"Saya juga kadang-kadang dikritik oleh beliau," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di rumah duka di rumah duka di Jalan Tendean Nomor 2 C, Jakarta, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Tito mengenang kritik yang disampaikan Gus Sholah. Khususnya saat masih menjabat sebagai Kapolri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya misalnya mengenai Polri, dia minta agar tegas bertindak dan taat kepada hukum dan lain-lain," kata dia.
 
Tito mengaku memiliki kesan yang mendalam bersama almarhum. Termasuk kenangan saat berdialog dengan Gus Sholah terkait berbagai aspek.
 
"Saya pernah datang ke kediaman ini waktu masih jadi Kapolda Metro, diskusi dengan beliau," kata dia.
 
Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB. Jenazah tiba di rumah duka pada pukul 23.50 WIB.
 
Jenazah langsung disalatkan secara bergantian. Salat jenazah gelombang pertama akan dipimpin langsung oleh Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Gus Ipang), putra pertama almarhum KH Solahuddin Wahid.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif