Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. Foto: Medcom.id/ Theofilus Ifan Sucipto
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto. Foto: Medcom.id/ Theofilus Ifan Sucipto

Kekerasan Anak di Dunia Maya Dinilai Mengkhawatirkan

Nasional kekerasan anak
Theofilus Ifan Sucipto • 19 Februari 2020 07:33
Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengajak semua pihak bekerja sama mencegah kekerasan terhadap anak. Sebab, hingga kini kasus kekerasan pada anak melalui dunia maya saja masih terjadi.
 
"Faktanya bahwa kasus-kasus di media sosial luar biasa. Viralisasi kasus baik anak sebagai korban atau pelaku luar biasa," kata Ketua KPAI Susanto di Kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Menurut Susanto, video kekerasan dari atau oleh anak-anak tak sepatutnya disebarluaskan. Penyebaran video itu, kata dia, bisa berdampak negatif bagi anak lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berpotensi anak kita terpapar dan terimitasi dari video atau konten dalam video itu," ujar dia
 
Susanto meminta agar masyarakat yang menerima video kekerasan anak tidak ikut menyebarluaskannya. "Saya mengimbau pada masyarakat luas agar berhenti (penyebarannya) di kalian," tegas Susanto.
 
Kekerasan Anak di Dunia Maya Dinilai Mengkhawatirkan
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.
 
Berdasarkan temuan KPAI, terdapat 653 kasus pelanggaran anak kategori pornografi dan kejahatan siber selama 2019. Susanto prihatin jumlah kasus pelanggaran ini masih banyak.
 
"Kasus anak berbasis siber terus meningkat dan semakin kompleks," ucap dia.
 
Susanto menilai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik belum maksimal. KPAI, mengusulkan regulasi tersebut direvisi.
 
"Untuk mengatur penggunaan gawai di lingkungan pendidikan dan memberi perlindungan informasi yang layak bagi anak," pungkasnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif