Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Komnas PA: Semua Wajib Memberikan Perlindungan kepada Anak

Nasional penganiayaan anak kekerasan anak kekerasan
Siti Yona Hukmana • 21 Oktober 2020 13:48
Jakarta: Indonesia disebut dalam keadaan darurat kekerasan terhadap anak. Kasus tewasnya, Rangga, 9, seorang anak yang berusaha mencegah ibunya dari serangan kekerasan seksual di Aceh menjadi catatan bagi pergerakan perlindungan anak di Indonesia.
 
"Sesungguhnya kewajiban kita semua untuk memberikan perlindungan kepada anak, bukan anak dibiarkan sendiri membela dirinya dan perlindungan dari serangan orang dewasa," kata Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kepada Medcom.id, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Arist akan berusaha memutus mata rantai darurat kekerasan terhadap anak di seluruh wilayah Indonesia, terutama Aceh. Menurut dia, Aceh merupakan daerah yang religius. Masyarakat Aceh memegang sangat teguh prinsip dan nilai-nilai keagamaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun mengapa kekerasan di Aceh justru terus meningkat, khususnya kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan. Apa yang salah di Aceh?" ungkap Arist.
 
Baca: Kekerasan Terhadap Anak Menjamur Saat Pandemi Covid-19
 
Arist menyebut Tim Advokasi dan Litigasi Komnas Perlindungan Anak akan berkunjung ke Aceh. Mereka akan mendatangi ibu dari Rangga, DN, 28. Komnas Anak akan memberikan penghargaan kepada Rangga melalui ibunya.
 
"Serta membentuk tim pengawal kasus ini dengan melibatkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Aceh dan asistensi dari tim lawyer anak di Banda Aceh dan Medan," ujar Arist.
 
Arist mengatakan Komnas Perlindungan Anak mengajak masyarakat Aceh menjadikan peristiwa yang menimpa terhadap Rangga menjadi titik awal gerakan perlindungan anak berbasis rumah dan kampung. Arist meminta masyarakat Aceh tidak diam atas peristiwa kekerasan terhadap anak.
 
"Ayo bergerak, jangan biarkan anak-anak kita dalam zona merah kekerasan karena kelalaian kita. Ayo kita gunakan momentum ini untuk bangkit memutus mata rantai kekerasan seksual di Aceh berkaca dari kasus Rangga," ujar Arist.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif