Kemenhub Klaim Sistem Keamanan Gedung Sudah Memadai

09 Juli 2018 11:42 WIB
kebakaran
Kemenhub Klaim Sistem Keamanan Gedung Sudah Memadai
Petugas damkar beraktivitas saat proses evakuasi dan pemadaman kebakaran di gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta. (Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto)
Jakarta: Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ikhwan mengklaim sistem keamanan gedung di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, memadai. Insiden kebakaran diduga akibat korsleting listrik di salah satu lantai.

"Secara menyeluruh keamanan gedung sudah lengkap. Kemenhub juga rutin melakukan latihan evakuasi terhadap suatu bencana. Kami pastikan juga akan dilakukan lagi pengecekan secara menyeluruh," ujarnya, dalam Metro Pagi Primetime, Senin, 9 Juli 2018.

Baitul mengatakan berdasarkan evaluasi awal kebakaran bermula dari asap yang dihasilkan dari percikan kabel yang diduga korslet. Sesaat kemudian aliran listrik di seluruh bagian gedung dimatikan dan meninggalkan tiga orang yang masih berada di dalamnya.


Ia menduga jatuhnya korban jiwa akibat kebakaran lantaran ketidakmampuan para korban mencari jalan keluar menuju jalur evakuasi.

"Mereka bingung, panik sehingga keluar ruangan memaksakan diri untuk turun, pada saat yang sama asap sudah begitu banyak dan terhirup," kata dia.

Kondisi panik ditambah dengan tidak ada sedikit pun penerangan di dalam gedung membuat para korban semakin tersudut. Padahal, kata Baitul, Kemenhub sudah rutin melakukan rekayasa evakuasi saat terjadi bencana baik gempa maupun kebakaran.

"Listrik mati menyebabkan mereka semakin bingung dan panik padahal secara menyeluruh sistem sudah berjalan, ada tangga darurat. Situasi bingung ini kemungkinan yang membuat mereka terjebak," jelas dia.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id