Contoh surat suara. (MI/Atet Dwi Pramadia)
Contoh surat suara. (MI/Atet Dwi Pramadia)

KPU Berencana Efisiensi Anggaran Surat Suara

Nasional pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 02 Oktober 2018 13:19
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim mampu menghemat lebih dari Rp600 miliar dari pengadaan logistik kotak suara. KPU berencana melakukan efisiensi pengadaan surat suara.
 
"Karena terkait pencetakkan surat suara itu kita harus minta persetujuan peserta pemilu," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Oktober 2018.
 
Wahyu mengatakan, sebelum dicetak desain surat suara akan dibicarakan dahulu dengan peserta pemilu. Hal ini untuk menghindari komplain setelah surat suara dicetak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya foto capres-cawapres, jangan sampai sudah dicetak, lalu ada komplain 'waduh mestinya pakai ini saja'. Nah makanya nanti untuk memastikan tidak ada komplain setelah dicetak, kita nanti akan minta persetujuan kepada peserta pemilu," ujar Wahyu.
 
Meski anggaran sudah diefisiensi, Wahyu menegaskan kualitas kotak suara yang dipesan KPU untuk keperluan Pemilu 2019 sudah teruji kualitasnya. Sisa anggaran dari efisiensi pengadaan kotak suara akan dikembalikan ke negara.
 
"Jadi ini justru keberhasilan kita, karena dari hitung-hitungan itu awalnya dibutuhkan Rp900 miliar, ternyata setelah dilelang hanya dipakai Rp200 miliar," tukasnya.
 
Sebelumnya, Komisioner KPU Ilham Saputra mengklaim KPU mampu menghemat lebih dari Rp600 miliar dari pengadaan kotak suara. Dengan begitu, KPU telah menghemat 70,03 persen dari total anggaran.
 
"Kami bisa berhemat banyak untuk anggaran kita. Sehingga banyak uang negara yang bisa disimpan dalam penyelenggaraan pemilu terutama untuk kotak suara," kata Ilham di PT Karya Indah Multiguna (KIM), selaku penyedia kotak dan bilik suara, kawasan Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 30 September 2018.
 
Ilham memerinci, pagu anggaran KPU untuk kotak suara Rp948.111.800.000, sedangkan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp562.508.447.30o, nilai kontraknya, hanya Rp284.185.351.009. Pada bagian kotak suara, kata dia, ada penghematan Rp663.926.448.901.
 
Ilham membeberkan, satu kotak suara seharga Rp57.500 hingga Rp62.500. Harga tersebut sudah termasuk dengan biaya distribusi.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif