Kepala BPOM Penny K. Lukito. MI/Ricky Julian
Kepala BPOM Penny K. Lukito. MI/Ricky Julian

BPOM Pastikan Tidak Ada Efek Samping Berat pada Relawan Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona vaksin covid-19
Atalya Puspa • 18 Oktober 2020 06:00
Jakarta: Kepala Badan POM (BPOM), Penny K. Lukito, memastikan tidak ada laporan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek samping yang berat atau serius pada relawan vaksin covid-19 di Indonesia. Badan POM telah menginspeksi pelaksanaan uji klinik ke seluruh center uji klinik pada 8-9 September 2020.
 
"Hasil inspeksi menunjukkan tidak ada temuan yang bersifat kritikal," ujar Penny dalam keterangan resmi, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Penny mengatakan tindakan perbaikan dan pencegahan terhadap temuan-temuan hasil inspeksi telah diterima. Dia berharap tindakan perbaikan ini dapat menjadi upaya peningkatan kualitas pelaksanaan uji klinik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: BPOM Kawal Ketat Uji Klinis Vaksin Covid-19
 
Direktur Registrasi Obat Badan POM Riska Andalusia mengatakan hasil dari uji klinis dapat menjadi data pendukung bagi Badan POM saat mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA), untuk vaksin covid-19 yang akan diajukan Bio Farma saat uji klinis fase 3 berakhir.
 
Hasil dari uji klinis fase 3 yang ada di Bandung akan digabungkan dengan hasil di negara lain, seperti Brazil, Chille, Turki, dan Bangladesh.
 
"Dan hasil dari setiap uji klinis di lima negara tersebut, akan digabungkan dan dijadikan dasar sebagai pemberian izin untuk memproduksi vaksin covid-19 dikemudian hari," kata Riska.
 
Hingga saat ini proses uji klinis vaksin covid-19 tengah berlangsung di Indonesia. Prosesnya memasuki tahapan rekrutmen subjek terakhir. Tahap berikutnya adalah vaksinasi kedua serta pengamatan efikasi/khasiat dan keamanan vaksin.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif