Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) III Kupang, NTT, Kamis, 30 Januari 2020, memeriksa enam imgran Tiongkok. Foto: MI/Palce Amalo
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) III Kupang, NTT, Kamis, 30 Januari 2020, memeriksa enam imgran Tiongkok. Foto: MI/Palce Amalo

Enam WNI dari Singapura Diobservasi di Tanjungpinang

Nasional Virus Korona
Anwar Sadat Guna • 10 Februari 2020 07:33
Batam: Sebanyak enam warga negara Indonesia (WNI) keluar dari Singapura melalui pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Mereka pun diobservasi lantaran virus korona telah menyebar sampai ke Singapura.
 
Dari informasi yang dihimpun, Kantor Imigrasi Batam mendapatkan kabar dari Kementerian Kesehatan dan Otoritas Karantina Singapura bila ada enam WNI keluar menuju Indonesia melalui Kota Batam. Keenamnya kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Tanjungpinang, Kepri.
 
Kementerian Kesehatan Singapura dan Otoritas Karantina Singapura meminta bantuan Imigrasi Batam mencari keberadaan orang-orang tersebut. Berdasarkan penelusuran sistem perlintasan keimigrasian di Batam, dua dari empat orang itu masuk melalui Pelabuhan Feri Internasional Harbour Bay, Batuampar, Batam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kepri Komisaris Besar (Kombes) Muhammad Haris membenarkan informasi masuknya enam WNI itu. Dia menyebut enam orang yang masih satu keluarga ini negatif virus korona.
 
"Semuanya sehat dan diobservasi saja," kata Haris, Minggu, 9 Februari 2020.
 
Menurut dia, keenam orang itu sudah dalam penanganan tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang. KKP Batam dan Tanjungpinang telah mendatangi rumah keenam orang ini.
 
"Dari hasil pemeriksaan bahwa belum ditemukan gejala klinis terkonfirmasi virus korona," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt.
 
Enam WNI dari Singapura Diobservasi di Tanjungpinang
Sebanyak 238 WNI dari Wuhan, Tiongkok, tiba di Batam, Kepri. Dokumentasi: Kementerian Luar Negeri
 
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Batam Didi Kusmaryadi menegaskan informasi adanya WNI dari Singapura diduga terduga terjangkit virus korona, tidak benar. Dia memastikan isu ini hanya hoaks.
 
"Kalau sudah ada (terduga terkena virus korona) pasti sudah muncul pasiennya di RS-RS (rumah sakit) kita," kata Didi.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif