Ilustrasi ibadah haji. AFP
Ilustrasi ibadah haji. AFP

Setoran Biaya Haji Bisa Dikembalikan

Nasional haji ibadah haji
Siti Yona Hukmana • 02 Juni 2020 11:31
Jakarta: Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan Haji 2020. Setoran biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) akan disimpan dan dikelola secara terpisah.
 
"Namun setoran Bipih dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan kalau dia butuh silakan," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konfersi pers di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Razi memastikan pihaknya bakal membantu mengembalikan dana itu. "Bisa diatur kami akan mendukung itu semua dengan sebaiknya," tutur Razi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan setoran pelunasan Bipih akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. Nilai manfaatnya akan diberikan kepada jemaah haji paling lambat 30 hari sebelum keberangkatan kloter pertama jemaah Haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.
 
NIlai manfaat diberikan kepada perorangan. "Kenapa? karena nilai pelunasan Bipih tak sama. Paling rendah sekitar Rp6 juta untuk jemaah di Aceh. Sedangkan paling tinggi Rp16 juta untuk pemberangkatan Makassar," tutur dia.
 
Dia memastikan nilai manfaat diberikan berdasarkan jumlah pelunasan Bipih yang dibayarkan. Adapun mereka yang telah daftar dan melunasi Bipih bakal berangkat pada Haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.
 

(REN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif