Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Warga Ternate Berhamburan ke Dataran Tinggi

Nasional gempa bumi
Kautsar Widya Prabowo • 15 November 2019 01:01
Ternate: Warga Ternate berusaha menyelamatkan diri ke wilayah yang lebih tinggi, menyusul terjadinya gempa 7,1 magnitude yang berpotensi tsunami. Status peringatan dini sendiri belum dicabut oleh Badan Meteorologi Klimatologidan Geofisika (BMKG).
 
"Masyarakat sudah melakukan tindakan evakuasi ke dataran tigggi, seperti di daerah kecamatan Ternate, wilayah kantor KPUD Ternate," ujar kontributor Metro TV Ternate Hijrah Zakaria, dalam sambungan telpon di Prorgam Breaking News Metro TV, Kamis, 14 November 2019.
 
Ia menyebut masyarakat berinisiatif mengevakuasi ke tempat yang lebih tinggi meski belum ada arahan dari petugas. Pasalnya, bukan kali pertama wilayah Kota Ternate diguncang gempa dengan potensi tsunami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di sini ternate mengetahui apabila terjadi gempa bumi sudah tau evakuasi tempat yang lebih tinggi," tuturnya.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut). Peringatan tsunami ini menyusul gempa 7,1 magnitude yang mengguncang wilayah Jailolo, Maluku Utara.
 
Berdasarkan data permodelan BMKG, wilayah Sulut yang berpotensi tsunami ialah Kota Bitung dengan status waspada. Lalu dua wilayah di Maluku Utara di Halmahera dan Ternate dengan status waspada.
 
Gempa berkekuatan 7,4 magnitude mengguncang Jailolo, Maluku Utara. Pusat gempa berada di darat 134 kilometer (km) Barat Laut Jailolo.
 
Gempa terjadi pada Kamis, 14 November 2019 sekitar pukul 23.17 WIB. Kekuatan gempa hingga kedalaman 10 km. Titik koordinat gempa berada pada 1,63 Lintang Utara (LU), 126 , 40 Bujur Timur (BT).
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif