Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pendatang dari Singapura Dipastikan Terpantau Ketat

Nasional indonesia-singapura Singapura kemenkes covid-19 Penularan covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 19 September 2021 12:11
Jakarta: Pemerintah belum berencana menutup pintu kedatangan dari Singapura usai kasus covid-19 melonjak di negara tersebut. Pemerintah tetap mengawasi ketat pelaku perjalanan dari Negeri Singa.
 
"Kita hanya memastikan saja semua yang datang dari Singapura harus melakukan karantina sesuai prosedur," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Minggu, 19 September 2021.
 
Nadia memerinci prosedur tersebut, yakni pelaku perjalanan internasional melakukan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) pertama saat hari pertama kedatangan. Kemudian, menjalankan karantina sampai hari ke-8.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada hari ke-7 karantina, dilakukan pemeriksaan PCR kedua. Setelah diketahui hasilnya negatif, baru dinyatakan selesai melaksanakan karantina.
 
Baca: Tertinggi Sejak April 2020, Kasus Harian Covid-19 Singapura Lewati 1.000
 
"Bila pada pemeriksaan PCR kedua di hari ke-7 kedatangan dari pelaku perjalanan luar negeri menjadi positif, maka harus melakukan isolasi terpusat ataupun melakukan perawatan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit," ujar Nadia.
 
Dia berharap protokol ini bisa diterapkan satuan tugas covid-19 di bandar udara dan pelabuhan dengan ketat dan serius. Upaya itu bisa dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah setempat. 
 
Kementerian Pendidikan Singapura memutuskan menggelar sistem belajar sekolah tatap muka menjadi belajar dari rumah. Sebab, kasus covid-19 Singapura bertambah 935 kasus pada Jumat, 17 September 2021. Penambahan itu yang tertinggi sejak April lalu.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif