Ujang Lihat Asap Hitam di Lokasi Jatuhnya JT610

Sonya Michaella 31 Oktober 2018 18:57 WIB
Lion Air Jatuh
Ujang Lihat Asap Hitam di Lokasi Jatuhnya JT610
Ujang, nelayan asal Tanjung Pakis - Medcom.id/Sonya Michaella.
Karawang: Ujang, nelayan asal Tanjung Pakis, Karawang mengaku sempat melihat asap membumbung tinggi saat pulang ke rumah usai mencari ikan pada Senin, 29 Oktober 2018. Dia tak mengira asap itu dari jatuhnya pesawat Lion Air JT610. 

“Sekitar pukul 07.30 WIB lah kalau tidak salah. Saya lihat ada asap hitam tinggi dari jauh," cerita Ujang saat berbincang dengan Medcom.id, Rabu, 31 Oktober 2018. 

Ujang belum curiga. Dia terus melanjutkan perjalanan hingga ke rumah. "Saya kira kapal rusak," imbuh Ujang. 


Sampai di rumah, Ujang kaget. Dia dikabari ada pesawat jatuh di perairan Karawang. 

"Yakin kalau saya lihat. Lalu saya kembali lagi sama ada beberapa nelayan ke sana,” lanjut dia.

Sekira pukul 11.00 WIB Ujang dan teman-temannya tiba di lokasi yang sebelumnya ada asap membumbung. 

(Baca juga: Keluarga Kopilot Ikhlas)

Rupanya di lokasi sudah ada Tim SAR. Mereka lantas bahu-membahu mengambil serpihan yang ditemukan. 

“Air di lokasi itu juga sudah agak hitam dan banyak gelembung gara-gara tercampur aftur. Bau air juga tidak enak,” tambah dia. 

Pesawat Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh pada Senin, 29 Oktoner 2018. Pesawat hilang kontak setelah 13 menit lepas landas. 

Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa, 1 anak, dan 2 bayi. Dua awak kokpit dan lima kru. 

Hingga hari ini, Basarnas masih berusaha mencari kotak hitam dari Lion Air JT610. Pencarian kotak hitam dan serpihan badan pesawat dilakukan di lima titik. Mereka ingin memastikan semua titik yang diduga menjadi radius lokasi jatuhnya pesawat tidak terlewat.

Tim juga masih menghadapi kendala. Arus perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, cukup deras. Jarak pandang terbatas. Terlebih, kedalaman laut mencapai 30-35 meter.






(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id