Ilustrasi--Medcom.id
Ilustrasi--Medcom.id

Gerindra Bebaskan Kerabat Prabowo Diusut

Nasional pencurian
Whisnu Mardiansyah • 17 Maret 2019 16:55
Jakarta: Polda Metro Jaya menangkap Ramyadjie Priambodo, kerabat calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, atas kasus pembobolan ATM. Partai Gerindra tak akan mengintervensi pemeriksaan terhadap Ramyadjie.
 
"Kalau bersalah diusut secara hukum," kata Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi Hukum Habiburakhman kepada Medcom.id, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Habiburakhman membantah yang bersangkutan adalah kerabat dari capres nomor urut 02 itu. Pun menjadi bagian tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. "Bukan keponakan, bukan bendahara Tidar, bukan bagian BPN," tegas Habiburakhman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi Tangkap Keponakan Prabowo
 
Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar), Ramyadjie, diduga membobol ATM BCA. Kabar pencurian kerabat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu dibenarkan polisi.
 
"Laporan Polisi tanggal 11 Februari 2019 tersangka di tangkap di bilangan Jalan Jenderal Sudirman Jaksel pada tanggal 26 Februari 2019. Tersangka berinisial RP pekerjaan wiraswasta, alamat Menteng Jakarta Pusat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Argo menambahkan, kerugian atas ulah kerabat Prabowo itu sebesar Rp300 juta. "Barang bukti satu masker saat tersangka mengakses di ATM, satu buah ATM, dua buah ATM warna putih yang sudah ada duplikasi data, laptop, ponsel dan peralatan skimming," ujar Argo.
 
Kepolisian akan menindak pembobol ATM itu secara adil. Meskipun tersangka kerabat calon presiden nomor urut 02, kata Argo, akan tetap di adili. "Polisi memeriksa sesuai substansi hukum," tutur Argo.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi