Ratusan Karyawan Lion Air 'Tundukkan Kepala' untuk Korban

Hendrik Simorangkir 01 November 2018 03:35 WIB
Lion Air Jatuh
Ratusan Karyawan Lion Air 'Tundukkan Kepala' untuk Korban
Ratusan karyawan Lion Air Grup melakukan salat jenazah ghoib untuk korban jatuhnya pesawat Lion Air - Medcom.id/Hendrik Simorangkir.
Tangerang: Ratusan karyawan Lion Air Grup melakukan salat jenazah gaib untuk korban jatuhnya pesawat JT-610 dengan nomor register PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat. Mereka salat di berbagai kantor cabang hingga tempat pelatihan calon pegawai Lion Air di kantor Lion Air Flight Operation Engineering and Service (FOES), Neglasari, Kota Tangerang, Banten.

Salat yang dipimpin oleh ustaz Fizul Imam itu berlangsung khidmat. Ratusan pegawai menundukkan kepala saat doa-doa dibacakan. Sebelum memulai salat, Imam menginstruksikan cara pembacaan niat salat jenazah ghoib.

"Karena tidak ada jenazah di depan kita, maka tambahkan kata 'ghobi' di niatnya," ujar Imam menginstruksikan jemaah di gedung perkantoran Lion Air di Tangerang, Banten, Rabu malam, 31 Oktober 2018.


Salat berlangsung pukul 18.20 WIB dan diikuti karyawan berbagai divisi. Suara isakan terdengar saat karyawan berdoa bersama.

Lukman, karyawan Lion Air, menyatakan duka cita pada keluarga korban. Ia mengungkapkan rasa sedih atas kejadian tersebut.

"Tak satupun yang menginginkan musibah ini," ungkap Lukman. 

Nisa, pegawai Lion Air yang ikut dalam salat gaib itu tak kuasa menahan tangisnya. Sebab, dua temannya menjadi korban dalam insiden tersebut. 

"Mereka suami istri, istrinya itu teman dekat saya dari kecil. Sedihnya lagi, saya baru tahu kepastian nasib keduanya hari ini," ujar Nisa.

(Baca: 56 Kantung Jenazah Sudah Diterima RS Polri)

Isak Nisa mendadak pecah, terlebih masih terngiang di telinga pesan terakhir dari temannya.

"Dia telepon saya cuma bilang 'Gue mau ke Pangkal Pinang, titip anak gue ya'," kata Nisa. 

Pesan itulah yang menjadi kata terakhir dari teman kecilnya tersebut. Nisa masih berharap ada keajaiban.

Pelaksana Tugas Direktur Teknis Lion Air, Muhammad Rusli yang ditemui usai acara menyebut, salat ghoib dan doa bersama ratusan karyawan ini dimaksudkan meminta pada yang maha kuasa, Allah SWT agar memudahkan segala upaya dalam pencarian korban.

(Baca: Korban Pertama yang Teridentifikasi Dipulangkan Hari Ini)

"Kepada keluarga yang menunggu kabar, agar  diberi kesabaran dan ketabahan," kata Rusli.

Salat gaib dan doa bersama ini juga dilakukan di kantor pusat Telaga Bestari Balaraja, Jakarta, Batam dan kantor-kantor Lion Air. 

"Serempak di kantor-kantor Lion, total ribuan pegawai," ucap Rusli.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id