Orangtua Pilot Bhavye Serahkan Sampel DNA

Siti Yona Hukmana 31 Oktober 2018 23:37 WIB
Lion Air Jatuh
Orangtua Pilot Bhavye Serahkan Sampel DNA
Gulshan Suneja, ayah pilot Lion Air JT610 Bhavye Suneja serahkan sampel DNA - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Gulshan Suneja, ayah pilot Lion Air JT610 Bhavye Suneja, selesai menyerahkan sampel DNA ke tim DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. DNA Gulshan diperlukan untuk mengidentifikasi jenazah Bhavye.

"Tadi tes DNA dan memberikan data-data yang diperlukan kepolisian dan Basarnas untuk proses identifikasi," kata Willy, yang ikut mendampingi Gulshan di RS Polri Kramat Jati, Rabu, 31 Oktober 2018.

Gulshan datang bersama empat orang laki-laki dewasa yang diketahui saudara dari Bhavye. Gulshan hanya bisa menggunakan bahasa India. Selama di Jakarta, dia mendapat pendampingan.


Willy menolak berbicara banyak kepada awak media. Gulshan dan rombongan buru-buru masuk mobil dan meninggalkan RS Polri.

(Baca: 56 Kantung Jenazah Sudah Diterima RS Polri)

Lion Air JT610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat itu dikomandoi Captain Bhavye Suneja.

Bhavye sudah mengantongi lebih dari 6.000 jam terbang. Pada saat kejadian, Bhavye diketahui sempat meminta kepada menara ATC untuk return to base. Sayangnya, sebelum kembali ke bandara, pesawat hilang kontak dan dinyatakan jatuh.

Pada saat mengkomandoi pesawat Lion Air JT610, Captain Bhavye Suneja didampingi copilot Harvino bersama enam awak kabin. Yaitu, Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id