Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. (Foto: MI/Pius Erlangga)
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. (Foto: MI/Pius Erlangga)

Penghapusan Obat Kanker Usus Besar Dipertimbangkan

Nasional bpjs kesehatan
Cindy • 22 Februari 2019 07:09
Jakarta: Kementerian Kesehatan masih mempertimbangkan penghapusan dua jenis obat kanker usus besar dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pasalnya, berbagai pihak mengajukan protes terkait penghapusan itu.
 
"Obat kanker yang sempat ramai dikeluarkan (akan dihapuskan) itu belum, masih dalam proses. Ada berbagai pertimbangan," kata Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis, 21 Februari 2019.
 
Dia mengaku tak menyadari bahwa masih ada rumah sakit yang mengunakan obat tersebut. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Health Technology Assasment (HTA) untuk melakukan evaluasi perubahan keputusan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: LIPI Manfaatkan Organisme Laut untuk Lawan Kanker
 
"Untuk melihat efektivitas biaya dari JKN. Nanti hasilnya dilihat dan tentu ada keputusan untuk kepentingan masyarakat dan organisasi profesi," terangnya.
 
Dia juga mengatakan adanya kemungkinan untuk mengganti dua obat kanker usus itu. "Sekadar contoh saja, kalau obat yang kemarin akan ada gantinya yang lebih murah, itu bisa saja," tutur Nila.
 
Keputusan penghapusan dua obat kanker usus besar Bevacizumab dan Cetuximab sebelumnya masuk Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/659/2017 tentang Formularium Nasional. Penghapusan akan berlaku pada 1 Maret 2019 mendatang.
 
Baca juga:Manula Lebih Berisiko Terkena Kanker Usus
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif