Presiden Joko Widodo (kedua kanan) memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

Jokowi Pimpin Ratas Pendidikan Vokasi

Nasional Pendidikan Vokasi
Damar Iradat • 16 Mei 2019 15:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait pendidikan dan pelatihan vokasi. Sebelumnya, pemerintah juga berencana membentuk komite pendidikan vokasi.
 
"Sore hari ini menindaklanjuti pertemuan sebelumnya mengenai pendidikan dan pelatihan vokasi. Sore ini saya ingin mendapatkan perbaikan dan lebih tajam lagi sehingga nanti betul-betul ketemu apa yang kita inginkan," ungkap Jokowi saat membuka ratas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Menurut Jokowi, pendidikan vokasi harus bisa dimaksimalkan. Pasalnya, pada 2030 merupakan puncak bonus demografi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut, lanjut dia, harus bisa dimanfaatkan dengan pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran. Oleh karena itu, perbaikan dan reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi harus dilakukan terpadu dan terintegrasi.
 
"Kuncinya adalah langkah perbaikan, reformasi di pendidikan dan pelatihan vokasi yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi," ujarnya.
 
Baca juga:Profil Angkatan Kerja Perlu Diubah Demi Bonus Demografi
 
Jokowi juga menginginkan agar pendidikan dan pelatihan vokasi menghasilkan SDM yang berkualitas. "Yang keliatan ter-upgrade betul skill-nya. Dan anggaran yang kita keluarkan betul betul bisa bermanfaat dengan konkret," tandas Jokowi.
 
Dalam ratas kali ini turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pendidikan Muhadjir Effendi, Menteri Keuangan Sri Mulyani.
 
Kemudian, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil. Selain itu, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono.
 
Turut hadir pula Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
 
Baca juga:Usulan Komite Vokasi Diajukan ke Menteri Perindustrian
 
Dalam ratas sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membeberkan, Presiden Jokowi memberi arahan agar pendidikan vokasi untuk lebih dimasifkan.
 
"Jadi seperti brainstorming mengidentifikasi permasalahannya dan ternyata seperti halnya di 16 kementerian dan lembaga ini ternyata banyak pelatihan-pelatihan. Beliau ingin itu lebih fokus lagi, lebih masif lagi," kata Basuki beberapa waktu lalu.
 
Basuki menjelaskan, Presiden meminta Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro untuk merancang upaya pembangunan pendidikan vokasi tersebut. Fungsi komite itu nantinya sebagai badan koordinasi sekaligus mengawasi program pelatihan vokasi di masing-masing kementerian atau lembaga.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif