Fahri Hamzah Janji Tindaklanjuti Keluhan Asosiasi Agensi TKI

Anggi Tondi Martaon 29 April 2018 19:33 WIB
berita dpr
Fahri Hamzah Janji Tindaklanjuti Keluhan Asosiasi Agensi TKI
Fahri Hamzah (Foto:Dok.Metrotvnews.com/Medcom.id)
Jakarta: Ketua Tim Pengawas Tenaga Kerja Kerja Indonesia (Timwas TKI) DPR RI Fahri Hamzah berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh asosiasi agensi pekerja imigran Indonesia (PMI). Sejumlah asosiasi mengeluhkan regulasi yang dianggap menyulitkan pengurusan dokumen TKI.

Hal itu disampaikan Fahri usai mengadakan pertemuan dengan organisasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan perwakilan asosiasi agensi di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Taiwan. 

"Hari ini saya bertemu langsung dengan pengusaha yang perduli dengan iklim bisnis di Indonesia. Segala permasalahan yang disampaikan akan kami tampung dan tindaklanjuti setibanya di Tanah Air,” kata Fahri dalam keterangan tertulis, Minggu, 29 April 2018.


Dalam pertemuan tersebut, perwakilan asosiasi pekerja migran, yaitu Direktur Eksekutif Taipei Employment Service Institute Association Arco JK Chen, mengeluhkan kuota pelayanan paspor di KDEI Taiwan. Setiap hari, KDEI membatasi pelayanan sebanyak 200 aplikasi.

Akibat kebijakan tersebur, para PMI dan agen mereka harus mengantre sejak dini hari. Kebijakan tersebut sangat merepotkan. 

Selain itu, asosiasi juga mengeluhkan jangka waktu paspor PMI yang hanya berlaku selama lima tahun. Menurutnya, jangka waktu tersebut dinilai singkat karena masa belaku paspor negara lain mencapai 10 tahun.

Fahri pun berjanji akan meningkatkan kualitas pelayanan di KDEI Taiwan. Jika perlu, pelayanan akan diperluas di beberapa wilayah.

Sementara itu, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan, Robert James Bintaryo, memohon dukungan asosiasi agar segala keluhan diadukan secara tertulis kepada Kemenaker. Sehingga, masukkan tersebut dapat dibahas di Joint Task Force pada Mei 2018.

“Kami bersama-sama Kemenaker dan BNP2TKI akan menindaklanjuti keluhan rekan-rekan asosiasi agency tenaga kerja Taiwan,” kata Robert.

Berdasarkan data KDEI Taipei, jumlah PMI di Taiwan 259.794 orang, yang terdiri dari pekerja Manufaktur 57.430, Anak Buah Kapal (Nelayan) 8.571, pekerja konstruksi 848, Pekerja Panti Jompo 2.792, caregiver 188.859, penata laksana rumah tangga 1.294.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id