KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif
KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif

Jenazah Gus Sholah Diterbangkan Menggunakan Pesawat Komersial

Nasional obituari
Anggi Tondi Martaon • 03 Februari 2020 05:49
Jakarta: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid (Gus Sholah) akan dimakamkan di Kompleks Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur. Jenazah Gus Sholah rencananya diterbangkan ke Surabaya menggunakan pesawat komersil, Lion Group.
 
Putra pertama Gus Sholah, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid mengatakan pihak keluarga sebenarnya menerima tawaran transportasi ke Surabaya dari pemerintah. Pemerintah menawarkan jenis pesawat CN 925.
 
"Tadi dari Pak Pratikno kontak saya untuk menggunakan Sesmil menyediakan CN 295 karena Hercules digunakan untuk Natuna," kata Irfan di rumah duka di Jalan Tendean Nomor 2 C, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena keterbatasan daya angkut, kata Irfan, keluarga akhirnya memutuskan menerima bantuan dari Lion Group. "Kami memutuskan untuk satu pesawat saja yang CN kita enggak jadi pakai karena kapasitasnya cuma 20 penumpang. Jadi satu pesawat pake Lion," katanya.
 
Irfan belum bisa memastikan total rombongan yang ikut perjalanan pemakaman. Namun, perhitungan sementara rombongan dari Jakarta sekitar 80 hingga 90 orang.
 
"Karena sebagian juga sudah ada di Tebu Ireng. Kira-kira begitu," ujar dia.
 
Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB. Jenazah tiba di rumah duka pada pukul 23.50 WIB.
 
Jenazah disalatkan secara bergantian. Salat jenazah gelombang pertama akan dipimpin langsung oleh Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Gus Ipang), putra pertama almarhum KH Solahuddin Wahid.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif