Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Indonesia Alami Ketimpangan Tenaga Medis

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 06 Agustus 2020 19:34
Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan banyak tenaga medis yang gugur selama pandemi Covid-19. Kondisi ini membuat rasio tenaga medis di Indonesia makin timpang.
 
"Pemerintah tidak memiliki toleransi terhadap kondisi ini dan kami berusaha keras untuk mencegah terjadinya korban yang lebih banyak lagi," kata Wiku di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 6 Agustus 2020.
 
Wiku menyampaikan bela sungkawa atas gugurnya tenaga kesehatan. Ia menyampaikan sejak awal, tenaga medis Indonesia memang sedikit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Maka dari itu sejak awal penanganan covid-19 kami sangat menitikberatkan perlindungan tenaga kesehatan sebagai prioritas utama," ucap dia.
 
Langkah mitigasi yang sudah dilakukan antara lain memastikan tenaga kesehatan mendapatkan alat pelindung diri (APD) berstandar internasional. Indonesia telah memiliki APD buatan lokal dengan nama Ina United yang sudah berstandar internasional tertinggi, yaitu ISO 16604.
 
Baca:Pasien Covid-19 Bertambah 1.882 dalam Sehari
 
Pihaknyaterus mendorong seluruh tenaga kesehatan di Indonesia mendapatkan APD berstandar tinggi. Tenaga medis juga diingatkan untuk menggunakan dan melepaskan APD sesuai prosedur dalam penanganan pasien covid-19.
 
Selain itu, pihak rumah sakit diminta memangkas waktu kerja tenaga kesehatan. Ini untuk menjaga daya tahan tubuh tenaga medis.
 
"Agar mereka tidak kelelahan yang dapat berakibat pada penurunan imunitas. Bersama kita saling menjaga bersatu kita bisa," tegasnya
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif