Kolonel Yudha Airlangga memimpin upacara pemakaman Ibu Negara keenam RI Ani Yudhoyono. Ist
Kolonel Yudha Airlangga memimpin upacara pemakaman Ibu Negara keenam RI Ani Yudhoyono. Ist

Mengenal Sosok Komandan Upacara Pemakaman Ani Yudhoyono

Nasional sby
Theofilus Ifan Sucipto • 02 Juni 2019 21:56
Jakarta: Upacara Pemakaman Ibu Negara keenam Republik Indonesia Ani Yudhyono dipimpin oleh Kolonel Yudha Airlangga. Dia adalah sosok yang berprestasi, bahkan namanya masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebanyak dua kali.
 
Berdasarkan keterangan yang diterima Medcom.id, Yudha merintis karier militernya pada 1997 saat masuk akademi militer (Akmil). Dia melanjutkan pendidikan milternya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2011.
 
Kini, Yudha menjabat sebagai Komandan Satuan 81 Komandan Pasukan Khusus (Dansat 81 Koppasus). Dalam sepak terjangnya, dia pernah ditugaskan di dalam dan luar negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pernah tergabung dalam operasi milter Aceh pada 2002 dan 2004. Yudha juga pernah terjun dalam operasi militer Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon pada 2006.
 
Ayah dua orang anak tersebut juga pernah melakukan latihan bersama (Latma) di luar negeri. Pada 2009, Latma berlangsung di Korea Selatan. Yudha juga pernah menjalani Latma di Australia sebanyak tiga kali pada 2013, 2017, dan 2018.
 
Yudha pernah dianugerahi sejumlah tanda kehormatan negara. Beberapa diantaranya Satyalancana Santi Dharma, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun.
 
Dia pun pernah mengukir sejumlah prestasi. Pada 2014, dia menjadi komandan kontingen pada kejuaraan terjun payung militer, The 38th Conseile International Du Sport Militaire (CISM). Kejuaraan yang digelar di Stadion Manahan, Solo ini diikuti 44 Negara dan Indonesia berhasil meraih 2 medali Emas dan 1 Perak perorangan.
 
Setahun kemudian, pria kelahiran Surabaya, 26 Juli 1976 itu dipercaya menjadi koordinator umum/perencana pemecahan rekor MURI. Rekor tersebut adalah pengibaran bendera merah putih terbesar berukuran 33,5 meter (m) X 22,5 m di Batujajar, Bandung Barat pada 11 April 2015.
 
Teranyar, Batujajar kembali menjadi saksi bisu Yudha yang mencatat namanya di MURI. Dia menjadi salah satu dari 14 peterjun yang mengibarkan bendera merah putih terbesar berukuran 9x6 meter pada 19 Maret 2019.
 
Yudha dipercaya menjadi komandan upacara pemakaman Kristiani Herrawati Yudhoyono atau akrab disapa Ani Yudhoyono. Ani tutup usia pada Sabtu, 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu Singapura.
 
Ani sebelumnya menjalani perawatan intensif di ICU National University Hospital (NUH), Singapura sejak 2 Februari 2019. Putri ketiga Alm. Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo itu dirawat untuk menyembuhkan penyakit kanker darah yang dideritanya.
 
Ani meninggalkan seorang suami dan dua putra. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, tepat di samping tempat peristirahatan sang ayah, Letjen (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif