Suasana di depan pintu masuk Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Suasana di depan pintu masuk Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

TMP Kalibata Bersiap 'Menyambut' Habibie

Nasional bj habibie
Candra Yuri Nuralam • 12 September 2019 10:46
Jakarta: Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata bersiap menyambut jenazah Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharudin Jusuf Habibie. Upacara pemakaman secara militer mulai dipersiapkan.
 
Pantauan Medcom.id, dua tenda milik Detasemen Markas Pasukan Pengamanan Presiden (Denma Paspampres) terpasang di depan pintu masuk TMP Kalibata. Di setiap tenda terdapat alat detektor metal dan mesin deteksi sinar-x.
 
Sejumlah anggota Paspampres juga terlihat berbaris di halaman depan TMP Kalibata. Personel polisi terlihat mengatur lalu lintas agar tak ada kendaraan yang berhenti di depan gerbang TMP Kalibata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TMP Kalibata Bersiap 'Menyambut' Habibie
Sejumlah persiapan di liang lahat Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
 
Sejumlah personel TNI juga bersiap menyambut kedatangan jenazah Bapak Teknologi Indonesia itu. Beberapa di antara mereka memegang senjata laras panjang yang akan digunakan dalam upacara pemakaman secara militer.
 
Upacara penyerahan jenazah dari keluarga kepada pemerintah akan dilakukan di rumah duka, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah akan berangkat menuju TMP Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.00 WIB.
 
Habibie akan dimakamkan di sebelah sang istri, Ainun Hasri Habibie. Presiden Joko Widodo akan menjadi inspektur upacara dalam upacara pemakaman Presiden ketiga Indonesia itu.
 
Habibie wafat sekitar pukul 18.05 WIB, Rabu, 11 September 2019. Presiden ketiga Indonesia itu dirawat sekitar10 hari di RSPAD Gatot Subroto. Habibie meninggal karena penurunan fungsi organ tubuh dan umur yang menua. Anak bungsunya, Thareq Kemal Habibie menyebut dokter telah berbuat maksimal menangani ayahnya.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif