Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto: dok MI/Mohamad Irfan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto: dok MI/Mohamad Irfan.

Mentan Pastikan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Terkendali

Nasional Kementerian Pertanian Hewan Ternak penyakit menular Syahrul Yasin Limpo
Antara • 11 Mei 2022 01:23
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi peternak dan posko penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kunjungan ini untuk memastikan penanganan penyakit tersebut terkendali secara optimal.
 
"Saya bersama seluruh Dirjen di Kementan dan Forkopinda beserta Bupati Gresik dan Empat Bupati lainnya kami hadir di lapangan, ini menandakan apa yang diminta Bapak Presiden agar seluruh kekuatan di pemerintah pusat dan daerah secara serius melakukan penanganan yang maksimal," kata Syahrul dalam tertulis, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Syahrul memastikan penanganan dan penanggulangan PMK di Jawa Timur berjalan baik dan terkendali. Dia menyebut Kementan mendukung penuh upaya berjenjang yang dilakukan pemerintah daerah dalam penanganan dan pengendalian PMK di wilayah masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indonesia tercatat bebas PMK sejak 1986 dan mendapatkan pengakuan internasional pada 1990. Syahrul berharap berbagai upaya mitigasi yang dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah dapat secara optimal menekan penyebaran PMK di sejumlah wilayah dan mengantar kembali Indonesia sebagai negara bebas PMK.
 
"Indonesia menjadi negara yang bebas PMK di Asia dari 1990 dan ternyata beberapa hari lalu kita harus berhadapan dengan PMK. Tetapi dari hasil tes dan pemantauan di lapangan, disertai jumlah yang terinfeksi dengan tingkat kematiannya yang bisa dikatakan rendah, kita harapkan PMK kali ini berada pada level ringan," kata Syahrul.
 
Baca: Penyakit Mulut dan Kuku Tak Menginfeksi Manusia
 
Dukungan yang diberikan Kementan, yaitu melalui pengerahan tim lapangan dan obat-obatan. Termasuk, penelitian serta menghasilkan vaksin PMK.
 
"Kami akan terus bekerja, kami lakukan langkah-langkah terpadu yang dapat meminimalkan angka penyebaran baik dengan isolasi, lockdown wilayah atau kandang, kita lakukan tracing, dan intervensi obat-obatan, dan secepatnya kami dapatkan serotype dari PMK ini dan kami dapat segera mungkin menghasilkan vaksinnya," kata Syahrul.
 
Kementan memberikan sejumlah bantuan untuk penanganan penyakit mulut dan kuku tersebut. Antara lain disinfektan, antibiotik, vitamin, obat antiradang, APD, dan sejumlah unit handsprayer manual.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif