Memotivasi Anak, Kemensos Gelar Gebyar Keluarga Berprestasi

Gervin Nathaniel Purba 10 Agustus 2018 15:38 WIB
Berita Kemensos
Memotivasi Anak, Kemensos Gelar Gebyar Keluarga Berprestasi
Menteri Sosial Idrus Marham (Foto:Dok)
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) akan menggelar Gebyar Keluarga Berprestasi pada Minggu, 12 Agustus 2018, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Sebanyak 6.000 peserta akan mengikuti acara tersebut. 

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan sebanyak 6.000 peserta itu terdiri atas 2.500 anak berprestasi dari berbagai pelosok daerah, 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan Kelompok Usaha Bersama (KuBe). Kemudian, akan hadir juga anak-anak penyandang disabilitas dan anak-anak berprestasi lainnya.
 
"Selebihnya, pendamping PKH, Satuan Bakti Pekerja Sosial, petugas panti, relawan sosial, dunia usaha, perguruan tinggi, dan dinas sosial provinsi/kabupaten/kota,” ujar Idrus, ditemui di Kantor Pusat Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir pada Gebyar Keluarga Berprestasi, dan akan bermain dengan anak-anak berprestasi. Hadirnya Presiden di tengah anak-anak memberikan inspirasi bahwa prestasi dapat diraih dengan impian dan cita-cita yang tinggi, disertai kerja keras. 


"Kehadiran beliau tentu akan menjadi inspirasi bagi anak-anak. Apalagi mereka nantinya bisa berdialog, dan bermain bersama Presiden,” katanya. 

Kemensos memiliki tiga tujuan dalam menggelar Gebyar Keluarga Berprestasi. Pertama, memotivasi anak-anak bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia. 

Prestasi yang tinggi dapat diraih karena ketekunan, kegigihan dalam berjuang dan berusaha, serta kerja keras pantang menyerah. Hal ini tercermin dari anak-anak berprestasi yang hadir, yang merupakan penerima manfaat PKH. 

 

"Untuk berprestasi tidak usah bergantung pada fasilitas, yang penting tekun dan bekerja keras. Banyak anak pejabat tidak banyak prestasinya karena terlalu bergantung dengan fasilitas orang tua,” kata Mensos Idrus. 

Kedua, mendorong lahirnya tradisi prestasi dalam diri anak-anak berprestasi, dan menjadikan prestasi sebagai instrumen yang dapat meningkatkan produktivitas. Melalui prestasi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga angka kemiskinan dapat ditekan.

Ketiga, melalui acara ini dapat menebar benih-benih kemandirian untuk masa depan, sehingga dapat mengangkat kondisi kemiskinan keluarga yang permanen. 

"Melalui Gebyar Prestasi Keluarga ini ingin mengatakan bahwa Presiden Jokowi hendak menebar benih-benih anak berprestasi. Diproyeksikan anak-anak berprestasi ini dalam 10-15 tahun ke depan akan mampu mengangkat keluarganya dari kemiskinan. Anak-anak ini diproyeksikan dapat mengatasi kemiskinan pada masa depan,” kata Mensos.



Gebyar Anak Berprestasi dikemas unik dan menarik dengan ciri khas anak-anak yang gembira, penuh warna, disertai kegiatan, dan pengalaman seru. Arena acara dirancang menggunakan pendekatan galaksi alam semesta. 

“Nantinya akan ada satu panggung utama (Planet Matahari) yang dikelilingi oleh planet-planet,” ungkapnya. 

Ada sembilan planet yang akan mengitari pangung utama, yakni Planet Gerak (prestasi olahraga), Planet Ilmu (prestasi akademik), Planet Hati (prestasi keagamaan), Planet Seni (prestasi seni dan budaya), Planet Unik (prestasi yang unik), Planet Kreatif (produk ekonomi kreatif), Planet Dolanan (permainan tradisional), Planet Ceria (permainan anak-anak), dan Planet Kuliner (jualan aneka makanan produk KPM yang sudah graduasi).



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id