Menaker Tegaskan Isu Serbuan TKA di Morowali Tidak Benar

Gervin Nathaniel Purba 08 Agustus 2018 08:32 WIB
berita kemenaker
Menaker Tegaskan Isu Serbuan TKA di Morowali Tidak Benar
Menaker M Hanif Dhakiri (Foto:Dok.Kemenaker)
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menegaskan isu serbuan tenaga kerja asing (TKA) bekerja di kawasan industri Morowali, telah selesai. Hasil penyelidikan pemerintah, DPR, dan investigasi media lokal di Morowali Industrial Park (MIP) menyimpulkan bahwa isu TKA yang selama ini beredar tidak benar.

Hanif mengatakan hal tersebut usai mengikuti video conference tentang TKA di Morowali (Sultra) sekaligus rapat koordinasi (rakor) penanganan isu TKA di Morowali, di gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Berdasarkan laporan, jumlah TKA di Morowali sebanyak 10,9 persen (3.121 orang) dari total pekerja lokal berjumlah 25.447 orang. Jumlah tersebut masih ideal karena lapangan kerja untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) jauh lebih tinggi.


"Itu artinya kawasan industri di Morowali membuka perluasan kesempatan kerja untuk TKI, sekaligus memberikan kesempatan untuk transfer pengetahuan dan teknologi sehingga TKI bisa memiliki kompetensi lebih baik," ujar Hanif dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Agustus 2018.

Ia menambahkan dengan adanya pengakuan dari wartawan tersebut, maka isu jutaan TKA di Morowali tidak terbukti. "Saya anggap isu jutaan TKA sudah selesai, case closed," katanya menegaskan.

Sebelumnya, Hanif mengungkapkan sudah banyak pihak melakukan kunjungan ke Morowali, seperti Komisi IX DPR. Begitu pun pengawas Ketenagakerjaan, tim Satgas Pengawasan TKA yang terdiri dari 24 kementerian juga telah berkunjung ke Morowali, dan wartawan juga sudah ke sana.

"Kesimpulannya kurang lebih sama. Jadi, jangan digoreng-goreng lagi isu ada jutaan TKA Tiongkok ilegal," ucapnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id