Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie. ANT/Puspa Perwitasari.
Presiden ketiga Indonesia BJ Habibie. ANT/Puspa Perwitasari.

Habibie Bak Monumen Kebesaran Jiwa bagi Fahri Hamzah

Nasional bj habibie
Arga sumantri • 12 September 2019 04:20
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyatakan wafatnya Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie merupakan kesedihan bangsa. Indonesia kehilangan putra terbaik.
 
"Kita telah kehilangan sebuah monumen kebesaran jiwa yang langka," kata Fahri di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
 
Fahri mengatakan Habibie telah mewakafkan dirinya dalam membangun Indonesia ketika menjadi menteri dan wakil presiden. Habibie dipandang pula telah menyelamatkan Indonesia daei transisi demokrasi yang penting pada periode kritis 1998-1999.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga pemilu legitimate yang pertama berlangsung dan beliau menolak menjadi presiden kembali," ujarnya.
 
Fahri mengaku amat kehilangan. Ia pun menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
 
"Selamat jalan Pak Habibie. Kami mencintaimu, tetapi Allah SWT lebih mencintaimu," ungkapnya.
 
B.J Habibie tutup usia sekitar pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta. Ia wafat di usia 83 tahun.
 
Habibie sudah seminggu dirawat di RSPAD, Gatoto Soebroto, Jakarta. Dia ditangani puluhan tim dokter. Habibie didampingi anak dan cucu saat menghembuskan napas terakhir.
 
Pemerintah pun menetapkan masa berkabung selama tiga hari. Seluruh lembaga dan instansi diimbau mengibarkan bendera setengah tiang hingga 14 September 2019.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif