Ilustrasi - Medcom.id
Ilustrasi - Medcom.id

Kurir Sabu Antarprovinsi Dibayar Rp300 Juta Sekali Antar

Nasional narkoba narkotika
Candra Yuri Nuralam • 01 November 2019 06:11
Jakarta: Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Fanani mengatakan 15 kurir narkotikajaringan Batam-Lampung-Jakarta dibayar Rp300 juta sekali mengantar. Biaya pengantaran akan bertambah jika menggunakan mobil lebih besar.
 
"Satu mobil paling kecil upahnya Rp 300 juta," kata Fanani kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 31 Oktober 2019.
 
Fanani mengatakan para kurir narkoba ini tertarik mengantarkan barang haram karena mendapat uang yang besar dalam waktu singkat. Mereka membawa sabu menggunakan mobil travel yang dimodifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para kurir ini juga diduga sudah mengantarkan barang haram masuk ke Jakarta. Polisi mengetahui hal tersebut berdasarkan laporan masyarakat.
 
"Kalau yang saya monitor sudah sering lah (mengedarkan sabu). Kita dapat info ini saja mereka sudah pernah masukan sebelumnya," tutur Fanani.
 
Saat ini kepolisian fokus mencari dalang utama pengedaran narkotikadalam kasus ini. Fanani mengatakan pihaknya sudah berhasil mengendus beberapa bukti keberadaan dalang utama tersebut.
 
"Big bosnya lagi kita kejar. Posisi big bosnya kita sudah tahu cuma pastikan dia sembunyi tapi kita sudah tahu semua," ujar Fanani.
 
Sebelumnya, 15 tersangka pengedar sabu jaringan Batam-Lampung-Jakarta ditangkap di lokasi berbeda. Total, 68 kilogram sabu Disita polisi.
 
Atas perbuatannya, ke-15 tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112, Pasal 132 UU Narkotika 35 tahun 2009. Para tersangka terancam hukuman paling lama 20 tahun
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif