Sejumlah atlet dari cabang bela diri melakukan tes fisik di GOR Haji Agus Salim Padang, Sumatra Barat, Senin, 10 Februari 2020. Foto: Antara/Muhammad Arif Pribadi
Sejumlah atlet dari cabang bela diri melakukan tes fisik di GOR Haji Agus Salim Padang, Sumatra Barat, Senin, 10 Februari 2020. Foto: Antara/Muhammad Arif Pribadi

PON Papua Bisa Jadi Ajang Kampanye Antinarkoba

Nasional pon 2020
Medcom • 24 Februari 2020 09:16
Jakarta: Legislator mendorong Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memanfaatkan momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 sebagai ajang sosialisasi pencegahan peredaran narkoba. PON 2020 yang akan diselenggarakan pada Oktober di Papua ini diharapkan bisa menggerakkan warga setempat, khususnya pemuda, untuk menjadi duta antinarkoba.
 
"Saya rasa ini bisa menjadi salah satu langkah strategis bagi Polri dan BNN dalam upayanya menanggulangi persoalan narkotika di negeri ini," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, melalui keterangan tertulis, Senin, 24 Februari 2020.
 
Sahroni berharap ajang PON bisa menggerakkan kantong-kantong pemuda di Papua untuk menjadi duta antinarkoba. Ia berharap para pemuda itu menjadi influencer, terutama di media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ibarat kata pepatah, sekali kayuh dua tiga pulau terlampaui. Winning hearts and mind," kata politisi Partai NasDem ini.
 
Jika sukses, Sahroni yakin hal ini bisa menjadi pilot project bagi Polri, BNN, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk bersinergi mengoptimalkan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada setiap penyelengaraan PON berikutnya. Tak terkecuali untuk multievent olahraga lainnya.
 
"Penyelengaraan PON itu kan bergilir dari satu provinsi ke provinsi lain. Bayangkan nantinya begitu banyak influencer yang bisa diberdayakan menjadi duta antinarkoba bagi daerahnya masing-masing. Ini sebuah langkah besar dalam upaya mengurai persoalan narkoba di Indonesia," tuturnya.
 
Baca:Komisi X DPR RI Cek Kesiapan PON Papua
 
Salah satu contoh konkret, kata Sahroni, adalah langkah Polda Metro Jaya yang menggandeng Kemenpora untuk bersama menyerukan aksi antinarkoba di ibu kota. Keduanya memanfaatkan ajang hari bebas kendaraan bermotor (car free day) untuk mengampanyekan wilayah bersih dari narkoba.
 
"Ke depan Polda Metro Jaya mencanangkan zero narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana dalam acara bertajuk "Kitong Semua Bebas Narkoba, Sukseskan PON Papua 2020" di depan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 23 Februari.
 
Nana mengatakan pencegahan secara langsung akan bahaya narkoba saat ini lebih dimaksimalkan oleh jajarannya untuk mendorong Jakarta bebas dari narkoba. "Upaya-upaya pencegahan dan penindakan terus kita gelorakan mulai dari tingkat polda hingga ke tingkat polsek," ujar Nana.
 
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali turut mengapresiasi sosialisasi antinarkoba yang diadakan oleh Polda Metro Jaya itu karena dapat mendukung Jakarta bebas dari narkoba.

 

(UWA)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif