Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Medcom.id/Muhammad Al Hasan.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Kapolri Tinjau Lokasi Terdampak Tsunami

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Muhammad Al Hasan • 23 Desember 2018 13:44
Jakarta: Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama rombongan dari Mabes Polri bertolak dari Jakarta menuju lokasi terdampak Tsunami di daerah Banten dan Lampung. Kapolri berangkat dengan menggunakan helikopter dari Polda Metro Jaya.

"Hari ini saya sengaja ingin melihat langsung ke lokasi, melihat dampak kerusakan di situ, dan apa saja yang dikoordinasikan di sana. Saya tentunya bersama-sama dengan semua instansi," kata Tito Karnavian saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Minggu, 23 Desember 2018.

Tito menyebut Polri sudah menerjunkan anggotanya untuk melakukan eavkuasi. Untuk sementara dari Mabes Polri memberikan bantuan satu kompi Brimob sudah di Banten, untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Kalau nanti diperlukan juga Brimob SAR dan kemampuan SAR kita juga akan lihat nanti di Lampung. Kalau memang diperlukan, tapi sementara Kapolda (Lampung) mengatakan cukup. Kemudian juga dari kedokteran kesehatan terutama DVI disaster victim identification untuk mengidentifikasi jenazah dan lain-lain," ujar dia . Tito mengatakan semua pihak terkait sudah serentak bergerak. Polri-TNI bersama instansi terkait ia klaim siaga. "Kita juga sudah melakukan koordinasi melalui mekanisme saluran kita antar lembaga," ungkap dia.

Baca: BNPB: 62 Orang Meninggal Dunia Diterjang Tsunami Selat Sunda

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Brigjend pol M Iqbal menegaskan, sejumlah langkah strategis sudah disiapkan polisi. Namun fokus utama akan pada penyelamatan korban akibat dampak gempa yang merusak.

"Ini sedang berproses. Ada beberapa, polsek Carita rusak, beberapa posko juga rusak, mobil dan motor juga ada tetapi kita dahulukan dulu masyarakat. Total kerugian juga belum tahu ada beberapa rumah yang rusak, terus puluhan hotel juga yang rusak," jelas Iqbal.


(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi