Polisi Sita Buku Merah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Polda Metro Jaya menyita catatan keuangan CV Sumber Laut Perkasa perusahaan milik Basuki Hariman atau dikenal dengan buku merah. Ini terkait penyidikan yang sedang dilakukan. 

"Benar telah dilakukan proses penyitaan terhadap satu buah buku bank berwarna merah bertuliskan Ir Serang Noor, beserta satu bundel rekening koran," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 31 Oktober 2018.

Febri menyebut satu bundel rekening koran itu atas nama PT Cahaya Sakti Utama. Kepolisian juga menyita satu buah buku bank berwana hitam bertuliskan kas dollar PT Aman Abadi Tahun 2010.


Dia mengungkapkan penyerahan ini dilakukan pada Senin, 29 Oktober 2018. Penyerahan atas surat  penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 98/Pen.Sit/2018/PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Oktober 2018 yang dikirim Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. 

"Pada penetapan pengadilan tersebut dicantumkan dua barang bukti yang diberikan izin oleh pengadilan untuk disita dan dua nama terlapor," tutur dia. 

(Baca juga: KPK Hati-hati Usut Dugaan Aliran Uang ke Tito)

Febri menambahkan penyitaan buku merah itu terkait penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya terkait tindak pidana dengan mencegah penyidikan dan/atau pelanggaran saat proses penyidikan di Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada 7 April 2017. 

Buku merah itu merupakan catatan milik ‎Kumala Dewi Sumartono, staf keuangan CV Sumber Laut Perkasa, perusahaan milik Basuki. Buku itu juga mendata perputaran uang di internal perusahaan.

Dalam buku tercatat sejumlah pengeluaran yang salah satunya diduga untuk pejabat kepolisian. Buku itu mulanya disita KPK terkait suap yang dilakukan Basuki pada eks Hakim MK Patrialis Akbar. 

Pada proses penyidikan diduga penyidik KPK saat itu Roland Ronaldy dan Harun merobek sejumlah halaman di buku merah yang terkait dengan penerimaan pada pejabat kepolisian. 

(Baca juga: Polri Pastikan Tito tak Terlibat Kasus Suap Basuki Hariman)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id