Pengungkapan Pabrik Sabu Rumahan Diapresiasi

09 Agustus 2018 00:08 WIB
sabupabrik sabu
Pengungkapan Pabrik Sabu Rumahan Diapresiasi
Polres Jakarta Barat menggerebek rumah yang dijadikan pabrik pembuatan sabu di Perumahan Metland, Cipondoh, Kota Tangerang. Foto: Medcom.id/Hendrik
Jakarta: Upaya Polres Jakarta Barat yang beberapa kali membongkar sindikat pembuat narkoba jenis sabu diapresiasi. Apalagi sabu itu diproduksi dalam skala industri rumahan dengan kualitas impor.

“Ini membuktikan keseriusan jajaran polres untuk memerangi narkoba,” kata Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 Agustus 2018.

Narkoba menjadi momok menakutkan bagi warga, terutama pelajar. Indonesia, menurut Sahroni, dikenal bukan hanya sebagai surga narkoba karena besarnya potensi pemakai, tapi juga telah mulai menjadi negara pembuat narkoba.  


“Narkoba yang beredar di Indonesia tak lagi hasil selundupan dari negara asing, tapi juga diproduksi di dalam negeri. Pengungkapan pabrik sabu rumahan ini sekaligus membuktikan komitmen kita untuk perang terhadap narkoba,” kata dia.

Kepolisian Resor Jakarta Barat menggerebek sebuah pabrik sabu rumahan di kompleks Metland, Jalan Kateliya Elok II, Cipondoh, Kota Tangerang. Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap satu orang dan menyita 500 gram sabu siap edar dan 1,5 kilogram sabu setengah jadi.

"Pemilik rumah berinisial AW, 56," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di lokasi pembuatan sabu, Rabu, 8 Agustus 2018.

Baca: Polisi Gerebek Pabrik Sabu di Tangerang

Hengki mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, pembuatan barang haram tersebut telah dimulainya sejak Mei 2017. Sabu, kata Hengki, diproses dengan mencampurkan berbagai bahan baku yang mudah ditemukan di pasar.

Pengungkapan pabrik rumahan sabu bukan kali pertama dilakukan Polres Jakarta Barat. Pada akhir 2017 Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat juga menggerebek rumah di kompleks Green Garden, Kebon Jeruk. Polisi menemukan bukti berupa 30 kilogram prekusor (bahan pembuat sabu), puluhan botol cairan kimia, dan sejumlah peralatan untuk memproduksi sabu. 
 
Masih pada 2017, Polres Jakarta Barat juga menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ganja yang melibatkan jaringan antar-provinsi.

Pada Senin, 6 Agustus 2018, Polres Jakarta Barat pun mengungkap jaringan narkoba Indonesia-Malaysia dengan barang bukti 30 kilogram sabu. 





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id