Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Mendes Dorong Menkeu Ungkap Data Desa Fiktif

Nasional sri mulyani dana desa
Fachri Audhia Hafiez • 05 November 2019 16:16
Jakarta: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, menepis desa fiktif yang menerima aliran dana desa. Dia meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap detail dugaan itu.
 
"Dalam rangka mensupport Bu Menkeu Sri Mulyani lebih detail lagi, berapa sih desa (fiktif). Kalau memang ada berapa? di mana?" ujar Abdul di Kemendes PDTT, Jalan Pasewaran, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 5 November 2019.
 
Abdul memastikan tak tinggal diam bila desa-desa fiktif itu ditemukan. Ia bakal menggerakkan para pendamping desa memantau dugaan desa fiktif itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan pendamping desa bakal melakukan verifikasi pada wilayah-wilayah yang diduga terdapat desa fiktif. Data itu bakal diteruskan ke Kementerian Keuangan maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
Kakak kandung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, itu menegaskan Kemendes PDTT bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan dana desa. Sebab, dana desa sejatinya dari Kemenkeu.
 
"Informasi dan fakta-fakta seperti itu nanti kita akan footing ke Kemenkeu dan Kemendagri bahan tambahan dan menjadi bagian dari evaluasi," ujar Abdul.
 
Sebelumnya, Sri Mulyani menyebut banyak desa fiktif bermunculan akibat besarnya alokasi dana desa dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Ia menyebut informasi tersebut bersumber dari Kemendagri. Terdapat beberapa desa baru tak berpenghuni yang mendapat aliran dana desa.
 
"Kami mendengar ada transfer yang ajaib dari APBN dan muncul desa-desa baru yang tidak berpenghuni karena melihat jumlah dana yang ditransfer setiap tahunnya," ujar Sri Mulyani di Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 4 November 2019.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif