Puluhan massa aksi dibawa ke Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Puluhan massa aksi dibawa ke Polda Metro Jaya. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Puluhan Perusuh di Petamburan Dibawa ke Polda Metro

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Siti Yona Hukmana • 22 Mei 2019 13:49
Jakarta: Sebanyak 20 orang yang berunjuk rasa menolak hasil Pemilu 2019 dibawa ke Polda Metro Jaya, Rabu, 22 Mei 2019 siang. Mereka bakal diperiksa lebih lanjut.
 
"Ini kita amankan dari Petamburan," kata salah seorang penyidik pada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Pantauan Medcom.id mereka dibawa menggunakan mobil polisi. Beberapa di antara mereka terlihat berdarah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyebut puluhan orang ditangkap di kawasan Petamburan, Jakarta Barat. Mereka diyakini merupakan warga luar Jakarta.
 
"Pada siang hari ini kami sudah mengamankan sebanyak 99 orang, sekarang sedang diperiksa di Polres Jakarta Barat dan sebagian berada di Polda untuk didalami," kata Hengki saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.
 
(Baca juga:Polri: Kerusuhan di Petamburan Settingan)
 
Hengki menyebut mereka yang ditangkap berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat; Banten, dan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mulut sebagian besar yang ditangkap tercium bau minuman beralkohol.
 
"Kami saat ini mencoba memeriksa urinenya. Pengalaman kami, ketika (mereka) kehilangan rasa takut dan rasa empati, pasti ada penyebabnya," tutur Hengki.
 
Dari tangan massa yang ditangkap, polisi juga menyita sejumlah senjata seperti busur dan bahan bakar. Massa mengincar properti warga dan polisi.
 
"Pelaku-pelaku ini sudah mempersiapkan diri untuk melakukan kerusuhan, membawa busur, dan bahan bakar untuk membakar," kata Hengki.
 
Sebelumnya, kerusuhan pecah di kawasan Sarinah, Tanah Abang, hingga petamburan. Massa melemparkan batu ke arah petugas kepolisian hingga membakar ban. Asrama Brimob di kawasan Petamburan pun jadi sasaran pedemo.
 
Penegak hukum sempat mengeluarkan tiga kali peringatan agar massa mundur dan membubarkan diri sebelum menembakkan gas air mata.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif