Wapres Jusuf Kalla didamping Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan jembatan layang Antapani di Kota Bandung. Foto: MTVN/Dheri Agriesta
Wapres Jusuf Kalla didamping Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan jembatan layang Antapani di Kota Bandung. Foto: MTVN/Dheri Agriesta

Teknologi Jalan Layang Antapani akan Diterapkan untuk Kereta Api Semicepat

Nasional jembatan
Dheri Agriesta • 24 Januari 2017 13:56
medcom.id, Bandung: Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan jalan layang pelangi Antapani di Kota Bandung. Teknologi jalan layang yang memakan biaya Rp30 miliar ini akan diterapkan untuk pembangunan jalan layang kereta api semicepat Jakarta-Surabaya.
 
JK, sapaan Jusuf Kalla, menjelaskan alasan meresmikan jalan layang Antapani. Biasanya, kata dia, Wakil Presiden hanya meresmikan infrastruktur yang memiliki nilai di atas Rp100 miliar. Tapi, jalan layang pelangi Antapani berbeda.
 
Pada perayaan tahun baru 2015, JK mengajak anak dan cucu untuk berlibur ke Yogyakarta menggunakan kereta. Saat kembali ke Jakarta, JK dan rombongan menghabiskan waktu sekitar 8 jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia heran kenapa waktu yang dihabiskan lewat kereta api masih terlalu lama. Tiba di Jakarta, ia disambut Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. JK pun menyampaikan keluhannya.
 
"Mereka jawab, pertama karena VIP jadi dikasih lambat, kedua memang kecepatan 75 km per jam, karena terlalu banyak pitu kereta api yang sepihak di kota, sehingga kalau jalan kencang nanti gimana," kata JK saat berpidato di Jalan Antapani, Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/1/2017).
 
JK pun menantang pejabat terkait membuat kecepatan kereta dua kali lipat. Sehingga, waktu tempuh Jakarta-Surabaya bisa dihemat hingga lima atau enam jam.
 
Mereka pun menyanggupi tapi dengan syarat ada pembangunan jalan layang di setiap persimpangan. Setelah dihitung, setidaknya dibutuhkan 1.000 jalan layang untuk membuat kereta api lebih cepat.
 
"Biaya jalan layang satu saja itu Rp100 miliar," kata Kalla.
 
Tapi, Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono muncul dengan ide jalan layang lebih sederhana. Teknologi pembangunan inilah yang diterapkan di jalan layang Pelangi Antapani.
 
"Kemarin dilaporin, ini sudah selesai jalan layang di Bandung, diajak saya pergi lihat sekalian diresmikan. Betul memang nilai proyek cuma Rp30 miliar. Kalau ini berhasil berarti 1.000 bisa dibikin untuk kereta api," kata dia.
 

(MBM)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif