NEWSTICKER
Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto

Cara KPK Periksa Saksi di Tengah Wabah Covid-19

Nasional Virus Korona
Candra Yuri Nuralam • 23 Maret 2020 14:44
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa saksi untuk pengembangan kasus dengan pembatasan sekat. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kontak langsung antara penyidik dan saksi.
 
"Untuk pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang riksa yang lama. Namun, ditempatkan terpisah. Antara pemeriksa dan saksi yang dipanggil dibuat terpisah dengan dinding yang transparan dengan pengeras suara," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Jakarta, Senin 23 Maret 2020.
 
Langkah ini diambil untuk meminimalisasi penyebaran virus korona (covid-19). Hal ini perlu dilakukan lantaran tim penindakan tidak bisa bekerja dari rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Lembaga Antikorupsi memberikan pembekalan bagi pegawai untuk menghadapi virus korona. KPK tidak ingin pegawainya yang masih bekerja di lapangan terpapar virus korona.
 
"Dengan SOP (standar operasional prosedur) dan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus. Ini sesuai tindak dan giat KPK lainnya," ujar Ghufron.
 
Sebagian pegawai KPK memulai bekerja dari rumah Rabu, 18 Maret 2020, hingga Selasa, 31 Maret 2020. Pegawai hanya perlu melaporkan pekerjaannya kepada atasan setiap hari.
 
Kebijakan itu termaktub dalam Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tentang Prosedur Bekerja dari Rumah (BDR) bagi Pegawai KPK tertanggal 16 Maret 2020. Kendati demikian, kebijakan ini akan dievaluasi berdasarkan kondisi persebaran virus berbahaya ini.
 
Cara KPK Periksa Saksi di Tengah Wabah Covid-19
Grafis Medcom.id
 
Baca: Virus Korona Tak Setop Perburuan Nurhadi
 
Kebijakan ini tak serta merta membuat pegawai sepenuhnya berdinas dari kediaman masing-masing. Pegawai KPK tetap wajib memenuhi panggilan jika diperlukan untuk berkantor di Gedung Merah Putih.
 
Kebijakan ini tidak berlaku bagi pegawai bidang penindakan. Pasalnya, mereka berhubungan dengan penyelesaian berkas perkara yang memiliki batas waktu. Namun, pegawai bidang penindakan tetap bekerja dengan memperhatikan standar keamanan pencegahan korona.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif