OPM Menjauh dari Jangkauan
Polisi menjaga keamanan. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Jakarta: Mabes Polri mengkhawatirkan gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menjauh dari jangkauan aparat. Pasalnya, mereka bisa lebih mudah membuat kekacauan yang tak diinginkan.

"Gerakan mereka saat ini menjauh dari keramaian. Nah, itu yang kita antisipasi. Jauh dari jangkauan aparat," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo‎ ‎kepada wartawan, Selasa, 27 November 2018.

Meski demikian, kata Dedi, keberadaan OPM sudah diantisipasi secara masif oleh kepolisian. Dengan begitu, gerakan mereka masih bisa terpantau dengan baik.  Apalagi, OPM akan memperingati hari jadi per 1 Desember 2018. 


"Jadi, kita antisipasi potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang akan terjadi di Papua. Jadi, kita pantau baik mereka selama ini," jelas dia.

Dedi mengaku, gerakan OPM saat ini memang jauh lebih lemah keberaadaannya di Papua. Pasalnya, sudah ada beberapa anggota beserta senjatanya yang diamankan. 

Baca: Senjata Api Kelompok Separatis di Lanny Disita

“Ruang gerak mereka sudah cukup kita batasi dengan adanya Satgassus (Satuan Tugas Khusus) Papua," sebut jenderal bintang satu ini.

Ketika OPM melanggar hukum, lanjut dia, mereka dipastikan akan ditindak kepolisian. ‎Kepolisian pun telah menurunkan beberapa personel menjelang hari ulang tahun (HUT) OPM. 

"Kita pantau terus potensi yang mengganggu. Kita harapkan masyarakat Papua tidak mudah terprovokasi dalam melakukan peringatan, demi menjaga keamanan dan ketertiban," jelas dia.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id