42 Keluarga Korban Diminta Melengkapi Sampel DNA

Siti Yona Hukmana 31 Oktober 2018 11:22 WIB
Lion Air Jatuh
42 Keluarga Korban Diminta Melengkapi Sampel DNA
Konfrensi pers di RS Polri - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Sebanyak 147 keluarga korban Lion Air JT610 telah melakukan tes DNA. Tim DVI Polri masih menunggu 42 keluarga lainnya untuk pengambilan sampel DNA.

"Dimohon keluarga yang telah melapor dan belum lengkap data-data yang kami minta, diharapkan secepatnya untuk melengkapi termasuk membawa atau mengajak orang tua korban atau putra putri korban untuk diambil sampel DNA-nya," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Kombes Musyafak di Jakarta Timur, Rabu, 31 Oktober 2018. 

Musyafak mengatakan tes DNA perlu dilakukan. Pasalnya, anggota tubuh korban sulit diidentifikasi. 


"Anggota tubuh korban relatif tidak utuh, jadi kita mengandalkan tes DNA," beber dia.

(Baca juga: Pencarian Lion JT610 Mencapai Pantai Indramayu)

Musyafak menambahkan hingga hari ini sudah 191 keluarga korban melapor ke posko di RS Polri Kramat Jati. Meski melebihi jumlah manifes yakni 189, polisi tetap menerima laporan dari keluarga korban.

"Siapa pun yang melapor kita data. Nanti kan terseleksi dengan adanya data pemeriksaan postmortem. Berapa pun kita tampung. Bisa jadi ada double, dari keluarganya melapor, dari temannya melapor, itu bisa terjadi. Makanya kita menampung semua mendata kemudian kita lakukan verifikasi. Kalau double kita satukan," kata dia. 

Pesawat tipe B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang Senin, 29 Oktober 2018. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id