Efek Domino Insiden Lion Air PK-LQP di Mata Dunia
Petugas membawa puing-puing pesawat saat serah terima barang temuan kecelakaan Lion Air JT 620 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. (Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto)
Jakarta: Insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610 PK-LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, disebut menimbulkan efek domino. Pengamat Penerbangan Adrianus Darmawan menyebut kecelakaan fatal Lion Air berkontribusi pada citra buruk keselamatan penerbangan Indonesia di mata dunia. 

"Indonesia telah meratifikasi peraturan tentang keselamatan penerbangan yang berlaku secara internasional. Karena ini masuk peraturan internasional, satu kecelakaan menjadi refleksi peringatan," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 2 November 2018.

Menurut Darmawan, kecelakaan Lion Air PK-LQP akan membuat dunia penerbangan Indonesia kembali ke masa-masa sulit. Seperti diketahui Indonesia baru saja lepas dari larangan terbang di wilayah Eropa dan Amerika.


Atas peristiwa ini, dunia internasional akan memberi kesan bahwa regulator dan operator penerbangan Indonesia sudah mulai kendur melakukan inspeksi perawatan maskapai. Bukan tidak mungkin Indonesia juga dianggap mulai mengabaikan perhatian serius yang diperingatkan dunia internasional terkait keamanan, kenyamanan, dan keselamatan transportasi udara.

"Ini menjadi wake up call untuk semua pihak. Ketika dunia memberikan perhatian serius pada unsur keselamatan penerbangan lalu kita lengah terhadap risiko yang ditetapkan dunia internasional akan menjadi peringatan di kemudian hari," jelasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id