Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Indonesia Pangsa Terbesar Dunia Startup di Kawasan Asia Tenggara

Nasional ekonomi digital
Achmad Zulfikar Fazli • 22 Desember 2018 23:09
Jakarta: Indonesia dinilai berpotensi menjadi pangsa terbesar dunia startup di kawasan Asia Tenggara. Hal itu dibuktikan dengan kemunculan empat startup yang masuk kategori ‘unicorn’ dalam kurun waktu kurang dari lima tahun ini.
 
Operator coworking space terbesar di Indonesia, CoHive pun berkolabirasi dengan Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA) untuk mengembangkan ekosistem startup antara Indonesia, dan Korea Selatan. Kolaborasi antara dua pihak tersebut didukung Kedutaan Korea Selatan di Indonesia.
 
KOTRA dan CoHive juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada September 2018 ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Korea Selatan. Co-Founder & Chief Strategy Officer (CSO) CoHive, Ethan Choi berharap kolaborasi ini dapat menciptakan sinergi antara Indonesia dan Korea Selatan dengan berbagi pengetahuan dan kekuatan satu sama lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di sisi lain, kami berharap Korea Selatan dapat membantu Indonesia dalam pembangunan infrastruktur yang dapat menunjang pengembangan startup di Indonesia dengan kemajuan teknologi yang dimilikinya," kata Ethan, Jakarta, Jumat, 22 Desember 2018.
 
Usai nota kesepahaman, KOTRA dan CoHive telah mempersiapkan proyek percobaan dengan mengundang entrepreneur dari Korea untuk datang ke Indonesia.
 
Para entrepreneur tersebut mengikuti program 'Korea-Indonesia Entrepreneurs Camp'. Program ini berlangsung di Jakarta dan Bali sejak 3 Desember hingga 27 Desember 2018.
 
Lewat akselerasi Ciputra Entrepreneurship Center (CEC), peserta program dari Korea akan belajar mengenai pasar di Indonesia. Mereka akan bertemu dengan startup asal Indonesia.
 
Para peserta yang berpartisipasi dalam program tersebut akan menikmati manfaat dari CoHive dan KOTRA. CoHive menawarkan para peserta dengan manfaat keanggotaan di coworking space milik CoHibe, seperti harga yang menguntungkan.
 
Sementara itu, KOTRA akan menawarkan layanan mentoring dan membantu mereka menghubungkan mitra bisnis lokal dan pemerintah.
 
"Ini adalah program kolaborasi resmi pertama kami antara Korea Selatan dan Indonesia. Kami tidak ingin program ini menjadi acara satu kali. Selanjutnya, kami bertujuan menjadikan ini sebagai acara rutin yang akan membawa pengusaha ke Indonesia dari luar negeri, tidak terbatas Korea Selatan," kata Ethan.
 
Direktur Utama KOTRA Kim Hyun A menjelaskan alasan pihaknya memilih CoHive untuk menjalin kolaborasi. Menurut dia, CoHive telah membangun komunitas startup terbesar di antara ruang coworking di Indonesia.
 
"Sepanjang kemitraan dengan CoHive, KOTRA bertujuan untuk membawa pengusaha Korea ke komunitas CoHive dan menjembatani komunitas startup dua negara," kata Kim.
 
Salah satu agenda dalam program tersebut adalah para entrepreneur dari Korea melakukan persentasi terkait usaha mereka. Agenda ini dilaksanakan di kawasan Sanur, Bali pada 22 Desember. Agenda pertama sejak 3 Desember hingga 22 Desember mereka mendapatkan mentoring dari Andreas Bastedo.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif