Awarding Night OSC 2018. (Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi)
Awarding Night OSC 2018. (Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi)

Fajar Paper Dukung OSC Rutin Digelar Setiap Tahun

Nasional beasiswa osc
Anggi Tondi Martaon • 21 Desember 2018 19:48
Jakarta: Program beasiswa online, Online Scholarship Competition (OSC) 2018, yang diselenggarakan oleh Medcom.id telah usai. Sebanyak 1.260 pelajar SMA sudah menjalani tes terakhir untuk menjadi salah satu dari 360 penerima beasiswa program yang didukung oleh PT Fajar Surya Wisesa Tbk atau lebih dikenal dengan Fajar Paper.

Human Resource Fajar Paper Linda Laulendra sangat mengapresiasi program yang sudah dijalankan rutin sejak 2015 itu. Sebab, sangat memfasilitasi siswa dalam melanjutkan pendidikan.

"Saya pikir program ini sangat bagus. Selain menjadi media pemberitaan, Medcom.id bisa memfasilitasi siswa dan perguruan tinggi memberikan beasiswa langsung kepada siswa," kata Linda ditemui Medcom.id di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis, 20 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Linda memuji skema seleksi yang dilakukan. Selain sangat mudah diakses, proses seleksi yang dilakukan juga sangat transparan. Hal itu yang membuat produsen kertas kemasan ini tertarik turut menyukseskan OSC 2018. Program OSC pun selaras dengan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh Fajar Paper, khususnya pada bidang pendidikan.

"Dengan mendukung acara ini kami bisa bersinergi dengan Medcom.id bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Khususnya melalui pendidikan," ujarnya.

Linda berharap, OSC rutin dilaksanakan setiap tahu agar dapat memberikan kesempatan kepada generasi penerus bangsa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

"Kami berharap program OSC dilakukan berkesinambungan dan meningkatkan jumlah perguruan tinggi yang akan memberikan beasiswa," ujar dia.

Sukses penyelenggaraan OSC 2018 yang diikuti 54 ribu peserta menuai apresiasi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).


(Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti. Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi)
 
"Ini suatu upaya yang sangat bagus. Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi untuk terus dikembangkan," kata Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti Ali Ghufron Mukti.

Ali menilai, program beasiswa online pertama di Indonesia itu sangat membantu pemerintah. "Tentu mendorong. Pemerintah juga memberikan beasiswa, tapi jumlahnya masih sedikit. Kita ingin masyarakat termasuk swasta berpartisipasi," ujar dia.

OSC 2018 memberikan program beasiswa kepada 360 pelajar terpilih di 18 perguruan tinggi swasta (PTS). Mereka diberikan biaya kuliah hingga selesai.

CEO Medcom.id Muhammad Mirdal Akib mengatakan, OSC merupakan program beasiswa online pertama dan terbesar di Indonesia. Total beasiswa yang disalurkan lebih dari Rp30 miliar.

 
(CEO Medcom.id Muhammad Mirdal Akib. Foto: Medcom.id/ Anggi Tondi)

"Kita merupakan beasiswa online pertama di Indonesia. Mungkin hari ini yang terbesar, mencapai 360 pemenang. Itu kalau dirupiahkan lebih dari Rp30 miliar," kata Mirdal.

Mirdal senang program OSC sangat diminati khususnya pelajar. Hal itu dapat dilihat dari jumlah peserta OSC 2018 yang mencapai 54 ribu. Dia pun berharap agar kegiatan serupa ditiru institusi lain.

Dia berharap OSC kembali terselenggara pada tahun depan. Tentunya, kualitas dan kuantitas yang diberikan, khususnya jumlah PTS dan beasiswa akan lebih banyak daripada tahun ini.

"Tahun depan kami akan memperluas aksesnya. Tidak hanya di Jawa dan Sumatera. Tahun ini ada satu di Sulawesi. Kami akan memperluas ke Indonesia (bagian) timur agar masyarakat di sana tidak perlu datang ke Jawa. Cukup di universitas yang ada di Indonesia (bagian) timur," ujar Mirdal.


(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi